CEK FAKTA: Hoaks Judul Berita China Akan Bangun Kiblat Baru Bagi Islam Nusantara

Klaim China akan membangun kiblat baru untuk Islam Nusantara adalah keliru. Faktanya tangkapan layar yang beredar hasil editan dari berita aslinya.

Syifa Hanifah
Oleh Syifa Hanifah - Reporter
CEK FAKTA: Hoaks Judul Berita China Akan Bangun Kiblat Baru Bagi Islam Nusantara
Berita hoax. ©2014 Merdeka.com

Beredar tangkapan layar berita yang memberitakan China akan membangun kiblat baru untuk Islam Nusantara. Tangkapan layar pertama berita berlogo Sindonews, dengan foto Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan judul berita:

"Menag Yaqut: Saya Pastikan Pembangunan KIBLAT Yang Baru Untuk Umat Islam Nusantara, Akan Segera Dibangun Dan Kami Sudah Bekerja Sama dgn pemerintah China, Dan Lokasi Pembangunannya Bertempat Di China."

Sedangkan tangkapan layar yang kedua menunjukkan logo Detikcom, dengan foto Presiden China Xi Jinping dan judul berita: "Xi Jinping: China Siap Membiayai Seluruh Kebutuhan Pembangunan Kiblat Baru Bagi Umat Islam Nusantara."

Penelusuran

Hasil penelusuran, kedua tangkapan layar yang memberitakan China akan membangun kiblat baru untuk Islam Nusantara adalah hasil editan.

Pencarian gambar menggunakan di Google Image, menemukan tangkapan layar pertama adalah hasil editan laporan Sindonews pada tanggal 12 Maret 2022. Judul aslinya berbunyi: "Menag Yaqut: Label Halal MUI Tidak Berlaku Lagi"

Artikel Sindonews asli menampilkan foto Yaqut, nama penulis serta waktu dan tanggal penerbitan yang sama dengan yang tercantum di gambar palsu.

Sedangkan tangkapan layar kedua adalah hasil editan yang diberitakan detik.com. Artikel asilnya berjudul "Presiden China Sebut Situasi Terkini di Ukraina Mengkhawatirkan" yang dipublikasi pada 8 Maret 2022.

Persamaan terletak pada foto Presiden Xi Jinpin, nama wartawan, tanggal dan waktu. Yang membedakan hanya dijudul karena sudah diedit dari judul aslinya.

Kesimpulan

Klaim China akan membangun kiblat baru untuk Islam Nusantara adalah keliru. Faktanya tangkapan layar yang beredar hasil editan dari berita aslinya.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://periksafakta.afp.com/doc.afp.com.327R78W
https://nasional.sindonews.com/read/710775/15/menag-yaqut-label-halal-mui-tidak-berlaku-lagi-1647086634
https://news.detik.com/internasional/d-5974129/presiden-china-sebut-situasi-terkini-di-ukraina-mengkhawatirkan

Rekomendasi