Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

30 Kata-kata Kecewa untuk Suami, Mengena di Hati

30 Kata-kata Kecewa untuk Suami, Mengena di Hati Ilustrasi suami istri. ©2013 Merdeka.com/shutterstock.com/altafulla

Merdeka.com - Membangun rumah tangga merupakan impian setiap insan manusia. Semakin banyak pasangan muda yang ingin segera melangkah ke jenjang pernikahan menjadi pasangan suami istri. Bicara kehidupan rumah tangga memang tak melulu soal cerita bahagia. Setiap pasangan yang berumah tangga pasti akan menghadapi berbagai persoalan.

Istri menjadi sosok yang mudah mengungkapkan perasaan kepada suami. Hal ini mengingat tipikal wanita yang lebih banyak mengandalkan perasaan. Berbeda dengan pria yang lebih banyak menggunakan logika.

Pada situasi tertentu, istri kerap mudah kecewa kepada suami. Namun tak sedikit wanita yang masih setia meskipun di hati dipenuhi rasa kecewa. Ungkapan kecewa itu pun tak bisa terungkapkan langsung. Setidaknya dengan kata-kata kecewa yang ditunjukkan pada suami bisa menggambarkan perasaanmu. Berikut kumpulan kata-kata kecewa untuk suami agar lebih peduli denganmu seperti dilansir berbagai sumber.

1. "Bila istrimu tak secantik artis. Maka bersyukurlah, sebab tak ada yang menikmati kecantikannya selain dirimu sebagai suaminya."

2. "Jika seorang perempuan menangis karena disakiti oleh laki-laki. Maka setiap langkah laki-laki tersebut dikutuk oleh para malaikat." (Ali bin Abi Thalib)

3. "Baik dan buruknya seorang istri tergantung suami."

4. "Bukan marah tapi kecewa, bukan nggak peduli tapi cuman pengen dimengerti."

5. "Kamu dapat menutup matamu dari suatu hal yang mungkin tak bisa kamu lihat. Namun, kamu nggak bisa menutup hatimu dari suatu hal yang tak ingin kau rasakan."

6. "Jangan engkau sia-siakan keluargamu."

7. Diamnya seorang istri bukan berarti membiarkanmu berbuat semakin menyakitiku dan semaumu, sungguh aku tak mengerti dengan jalan pikiranmu wahai suamiku."

8. "Semakin kau jaga pandanganmu, semakin cantik paras istrimu."

9. "Hai para suami. Istrimyu bukan bidadari, kau bukan malaikat. Sengkau memiliki kekurangan, begitu pula istrimu juga punya kekurangan."

10. "Lidah itu sangat kecil dan ringan. Tapi bisa mengangkatmu ke derajat yang paling tinggi dan bisa menjatuhkanmu ke derajat paling rendah.

11. "Terkadang emosi dan kemarahan membuat kita lupa akan tindakan-tindakan yang kita lakukan, dan betapa bodohnya kesalahan yang kita lakukan saat itu."

12. "Ketika kamu pernah memberikan perhatian terhadap seseorang secara berlebihan, maka kamu akan mendapat sakit yang lebih sakit dari apa yang seharusnya kamu dapatkan."

13. "Tidak jarang kalau kekecewaan itu hanya dapat diungkapkan hanya dengan cara diam tanpa kata."

14. "Suami, jangan meninggalkan istri saat dirimu sedang marah."

15. "Semoga ini menjadi kebohongan terakhirmu untukku, aku mungkin memaafkan tapi aku tidak akan lupa apalagi menghapus kecewa."

16. "Aku akan menjadi cerminmu. Apa yang kamu perbuat juga akan ku perbuat, sama halnya jika kamu sudah mengecewakanku, maka aku juga akan begitu.

17. "Jangan terlalu sibuk pada pekerjaanmu. Ketahuilah sayangku, aku tidak bisa terus muda, dan anak-anak hanya punya masa kecil sekali dalam hidup mereka."

18. "Kini aku sedang mencari cinta untuk kebahagiaan, apabila hanya kekecewaan yang aku dapatkan untuk apa aku bertahan?”

19. "Karena ketika sudah kecewa, apapun yang baik akan tetap terlihat buruk."

20. "Aku tahu aku tak secantik dan semenarik waktu dulu, tapi rasa sayang dan cintaku padamu mengalahkan rasa lelah membesarkan buah cinta dari kamu."

21. "Karena orang yang menyayangimu tidak mungkin membuat kamu kecewa, menangis, sedih, apalagi sampai menyakitimu."

22. "Aku sebagai istri tahu bahwa ketika seorang suami sudah mulai tak betah diam di rumah, biasanya ada seseorang di luar sana yang telah menarik hati kamu."

23. "Aku tahu aku tak secantik dan semenarik waktu dulu, tapi rasa sayang dan cintaku padamu mengalahkan rasa lelah membesarkan buah cinta dari kamu."

24. "Coba tanyakan pada dirimu, apakah pantas memberi sikap seperti itu ke aku?"

25. "Luangkan lah waktu mu, pekerjaanmu yang padat."

26. "Ada beberapa perasaan sakit yang tak akan tersembuhkan, hanya bisa coba dilupakan."

27. "Karena ketika sudah kecewa, apapun yang baik akan tetap terlihat buruk."

28. "Saat ini juga aku tak akan bertanya di mana dan bagaimana kamu daripada aku harus menerima kekecewaan karenamu."

29. "Dan perlakukanlah mereka (para istri) dengan baik." (QS. An-Nisa:19)

30. "Suatu saat semua akan berbalik. Yang menyakiti akan disakiti. Yang mengkhianati akan dikhianati. Yang melukai akan dilukai. Yang meninggalkan akan ditinggalkan."

(mdk/end)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP