Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

YLKI: Mayoritas wanita pakai pembalut buatan, picu kanker rahim

YLKI: Mayoritas wanita pakai pembalut buatan, picu kanker rahim Ilustrasi pembalut. ©2014 Merdeka.com/shutterstock/Ivancovlad

Merdeka.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendapati sebagian besar produk pembalut di dalam negeri mengandung klorin atau pemutih. Zat tersebut menyebabkan iritasi, gatal-gatal, dan dalam jangka panjang merangsang kanker rahim.

Ketua Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan tingkat pemakaian pembalut di Indonesia cukup tinggi. Sekitar 1,4 miliar pembalut per tahun.

"Dari sampel 9 pembalut dan 7 pantyliner mengandung klorin," ujar Tulus di kantornya, Jakarta, Selasa (6/7).

Faktanya, perempuan Indonesia lebih suka memakai pembalut buatan ketimbang alami. Dalam jangka panjang, ini membahayakan kesehatan reproduksi wanita.

"Sekitar 52 juta perempuan berpotensi terkena kanker rahim dengan berbagai sebab, ironisnya salah satunya karena kualitas pembalut," ungkapnya.

"Sayangnya mayoritas perempuan gunakan pembalut buatan padahal pembalut alami lebih aman." (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP