Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wishnutama Realokasi Rp500 M Selamatkan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Wishnutama Realokasi Rp500 M Selamatkan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Menparekraf Wishnutama laporkan kekayaan ke KPK. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif merealokasi anggaran sebesar Rp500 miliar dan menerapkan program khusus untuk membantu menyelamatkan sektor pariwisata dan ekonomi pariwisata dalam masa darurat COVID-19. Ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas mengenai Mitigasi Dampak Covid-19 Terhadap Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Presiden mengarahkan bahwa kita akan melakukan program perlindungan sosial bagi para pelaku wisata dan Kemenparekraf realokasi anggaran Rp500 miliar ini potensinya akan dikembangkan terus," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, usai Rapat Terbatas melalui Video Conference dari Istana Merdeka Jakarta, Kamis (16/4).

Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan secara intensif sebagai salah satu upaya untuk dapat memberikan berbagai bantuan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Realokasi kita juga akan melakukan berbagai macam program yang sifatnya padat karya dan ini akan eksplor lebih lanjut dengan kementerian-kementerian terkait termasuk stimulus ekonomi untuk industri ekonomi kreatif ini agar bisa bertahan melalui situasi yang saat ini terjadi," imbuhnya.

Wishnutama menjelaskan, realokasi anggaran tersebut untuk lima program khusus selama masa darurat COVID-19. Program pertama, yakni penyediaan fasilitas untuk Tenaga Kesehatan RS Rujukan rekomendasi Gugus Tugas Nasional. Di sisi lain dilakukan berbagai gerakan dan program yang melibatkan dan membantu pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif secara langsung.

Selain itu mendorong berbagai program ketahanan usaha dan bantuan langsung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, kemudian pelatihan online di bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Selanjutnya Kampanye Nasional dengan berbagai stakeholders berkaitan dengan COVID-19 serta mendorong berbagai program ketahanan usaha dan bantuan langsung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Arahan Jokowi

rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran menteri menyiapkan stimulus ekonomi bagi pelaku usaha sektor pariwisata. Presiden Jokowi berharap mereka bisa bertahan dan tidak alami melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Penyiapan stimulus ekonomi, bagi pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dibuat agar mereka bisa bertahan dan tidak PHK besar-besaran," jelas Presiden Jokowi saat rapat terbatas bersama Menteri Kabinet Indonesia Maju, terkait Mitigasi Dampak Covid-19 Terhadap Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (16/4).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio juga diminta Presiden Jokowi merealokasi anggaran untuk program padat karya di bidang pariwisata. Tujuannya agar para pelaku usaha di sektor pariwisata tidak mengalami gulung tikar di tengah pandemi Covid-19.

"Realokasi anggaran dari Kemenpar harus diarahkan semacam program padat karya, bagi pekerja yang bergerak bidang pariwisata,"imbuhnya.

Jokowi juga meminta para pekerja di sektor pariwisata diberi perlindungan sosial. Nantinya, perlindungan tersebut akan diberikan kepada para pekerja di sektor pariwisata. Mulai dari karyawan hotel, hingga pengrajin UMKM di kawasan wisata.

"Langkah-langkah mitigasi perlu cepat-cepatnya dilakukan. Program perlindungan sosial pekerja yang bekerja di sektor pariwisata betul-betul perhatikan dan sampai pada sasaran," jelasnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP