Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wika Beton catat saham perdana di tengah gejolak ekonomi

Wika Beton catat saham perdana di tengah gejolak ekonomi

Merdeka.com - Hari ini, Selasa (8/4), PT Wijaya Karya Beton (Persero) Tbk (WTON) secara resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI). Harga yang ditawarkan kisaran Rp 590 per lembar saham.

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis Kementerian BUMN, Wahyu Hidayat mengatakan, tak mudah bagi sebuah perusahaan BUMN melakukan go public di tengah tahun politik.

"Ini tahun politik tapi Wika Beton lakukan untuk IPO (penawaran perdana saham), ada yang bilang tidak bagus untuk listing di tahun politik tapi itu terpatahkan dengan WTON yang listing hari ini. Jadi tidak ada hubungannya antara pemilu dengan ada yang IPO BUMN, enggak masalah, boleh-boleh saja go public," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta.

Wahyu mengklaim, perusahaan BUMN ini mempunyai struktural yang jelas. Banyak investor menanti-nantikan perusahaan BUMN go public.

"BUMN kalau go public ditunggu orang. Walaupun baru 20 BUMN yang go public tapi meliputi 25 persen kapitalis di bursa. Semoga BUMN lain diizinkan untuk go public, ini akan memberikan nilai yang luar biasa untuk perusahaan dan negara," jelas dia.

Di tempat yang sama, Direktur Utama BEI Ito Warsito melihat, listing Wika Beton yang notabene anak usaha WIKA, membuat iri BUMN lainnya.

"Akan membuat iri BUMN yang sebagai mana benar BUMN (bukan anak usaha)," ujar dia.

Ito menyebutkan, langkah Wika Beton melepas saham ke publik mengekor langkah induk usahanya WIKA yang listing pada tahun 2007 di saat krisis global dimulai.

"Sekarang WTON go public. Setelah kiris global semester II-2013. Kondisinya sama-sama krisis di pasar finansial, namun dua-danya sukses untuk ipo dan permintaan saham yang signifikan," ungkapnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP