Waspada modus penipuan manfaatkan lowongan kerja PT KAI
Merdeka.com - PT Kereta Api Indonesia membuka rekrutmen eksternal tingkat SMA atau sederajat. Formasi pekerjaan yang dibutuhkan dalam rekrut eksternal ini, antara lain Calon Masinis, Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA), Pengawas Peron (PAP), Petugas Rumah Sinyal (PRS), Petugas Wesel (PJW), Petugas Langsir (PLR), Petugas Pemeliharaan Sintelis dan LAA, Petugas Pemeliharaan Sarana, serta Petugas Pemeliharaan Rel dan Jembatan.
Rekrutmen pegawai ini akan secara resmi dibuka pada 24 Juli 2017 mendatang, namun masyarakat yang tertarik untuk mendaftar menjadi pegawai dapat melakukan registrasi terlabih dahulu pada website rekrutmen PT KAI yang baru yakni recruitment.kai.id mulai 20Juli 2017.
Pada website rekrutmen terbaru ini, para pelamar kerja dapat melakukan registrasi kapan saja tanpa perlu menunggu pembukaan rekrutmen. Para pelamar kerja yang sudah melakukan registrasi harus melengkapi data pribadi dan pendidikan agar dapat langsung mendaftar sesuai posisi yang diinginkan jika sewaktu-waktu dibuka rekrutmen pegawai.
Bersamaan dengan sosialisasi tentang tata cara registrasi, beredar modus penipuan berupa surat undangan dari sebua agen travel yang mengatasnamakan PT KAI. Dalam undangan tersebut, tercantum nama-nama peserta tes yang diundang untuk menghadiri tes di gedung Jakarta Railway Center (JRC) Jakarta. Dalam undangan tersebut juga disebutkan bahwa peserta diharuskan melakukan reservasi tiket transportasi dan akomodasi serta melakukan pembayaran ke travel agent yang tertera dalam surat undangan tersebut.
VP Public Relations PT KAI, Agus Komarudi menegaskan bahwa segala proses rekrutmen resmi PT KAI, mulai dari pengumuman hingga proses pengiriman berkas hanya dilakukan melalui website resmi PT KAI. Setiap pelaksanaan perekrutan PT KAI tidak dikenakan biaya apapun, termasuk uang muka, uang tanda jadi atau segala jenis rupa.
"PT KAI mengimbau kepada masyarakat untuk waspada atas segala upaya penipuan memanfaatkan momen perekrutan pegawai dalam waktu dekat ini," ucap Agus dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (21/7).
Agus mengingatkan, masyarakat bisa mengecek kebenaran informasi perekrutan melalui website resmi PT KAI recruitment.kai.id.
"Kami imbau masyarakat tidak menyebarkan pesan tentang pengumuman rekrutmen PT KAI yang terindikasi palsu untuk menghindari semakin banyaknya orang yang tertipu oleh oknum pembuat rekrutmen palsu tersebut."
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya