Waskita Karya Harap Kehadiran LPI Percepat Penjualan 9 Ruas Tol
Merdeka.com - Direktur Utama PT Waskita Karya Tbk, Destiawan Soewardjono mengaku, pihaknya sangat terbebani dengan total utang senilai Rp 89 triliun. Oleh karenanya, dia berharap Indonesia Investment Authority (INA) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI) bisa mempercepat proses divestasi tol yang dimiliki perseroan.
Destiawan mengatakan, Waskita Karya pada 2021 ini target melepas kepemilikan 9 ruas tol. Dia telah mengajak LPI untuk membahas percepatan akuisisi sejumlah ruas tol tersebut.
"Kalau itu terjadi, maka itu akan mengurangi beban utang Waskita, yang tahun lalu dengan utang hampir Rp 90 triliun itu kita harus menanggung beban bunga Rp 4,7 triliun," ujarnya dalam sesi webinar, Kamis (8/4).
"Jadi ini sangat-sangat berat ya. Sebelum covid rate-nya itu rendah, tapi setelah covid ini justru interest rate (of return) itu naik. Ini akan menjadi beban yang sangat berat untuk kami," ungkapnya.
Investor Diklaim Berebut Minati Ruas Tol Waskita Karya
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comNamun begitu, Destiawan mengaku optimistis program divestasi 9 ruas tol itu akan terlaksana. Waskita Karya sendiri saat ini telah merealisasi pelepasan saham pada dua ruas tol, dan Destiawan menceritakan setelah itu para investor saling berebut mengakuisisi ruas-ruas tol milik Waskita.
"Kami juga cukup kewalahan untuk menampung itu, tapi kami sangat senang karena semakin banyak investor yang berminat artinya peluang kami untuk mendivestasi ruas-ruas tol akan semakin terbuka," tuturnya.
"Kalau itu bisa terlaksana, maka beban utang akan terkurangi, dan kami optimis bahwa Waskita tahun 2021 akan bisa kembali normal," tandas Destiawan.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu KencanaSumber: Liputan6.com
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya