Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wapres minta swasta suntik dana ke PNPM

Wapres minta swasta suntik dana ke PNPM kantor baru wapres. setwapres

Merdeka.com - Wakil Presiden Boediono mengapresiasi banyaknya perusahaan swasta yang melakukan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

Dalam pandangannya, kegiatan tersebut akan lebih baik jika sinergis dengan program pemerintah, yakni Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Wapres meminta sebagian dana CSR dapat dialihkan kepada PNPM.

"Jika ada kelebihan dana (perusahaan) masukan saja ke program PNPM pusat dan daerah, mekanismenya sekarang sudah baik. Dana lebih itu bisa untuk ekstensifikasi sasaran PNPM," ujar Boediono saat membuka Pameran Gelar Karya Pemberdayaan Masyarakat (GKPM) di Hall B, Jakarta Convention Center, Kamis (27/9).

Wapres menilai salah satu manfaat utama PNPM yang langsung terasa adalah pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil. Lantaran pembiayaannya tidak bisa sepenuhnya bergantung pada negara, keterlibatan swasta juga diperlukan.

"Manfaat yang bisa dirasakan langsung masyarakat berupa ketersediaan air, selokan, jalan kecil, seperti itu," ujarnya.

Seandainya pelaksanaan CSR sudah berjalan lama, Boediono berharap konsep PNPM bisa direplikasi oleh perusahaan dengan cara mengutamakan keterlibatan masyarakat. "Masyarakat sekitar perusahaan harus mendapat prioritas tinggi. Konsep PNPM dari, untuk, dan oleh masyarakat harus direplikasi," imbaunya.

Boediono sekaligus meminta lembaga keuangan swasta memberi suntikan dana bagi peserta PNPM dari bidang usaha kecil yang telah sukses.

"Saya dengar banyak penerima PNPM telah naik kelas dari segi kemampuan usaha, artinya tidak lagi terkungkung program PNPM. Sehingga nanti bisa ditampung skema lebih besar, apakah dengan bank atau swasta lainnya," ujarnya.

Menteri Koperasi dan UKM Syarifudin Hasan menambahkan, saat ini pemerintah menganggarkan Rp 54,23 triliun untuk PNPM lintas sektor, yang tersebar di pelbagai kementerian dan lembaga. Program pemberian dana usaha dan bantuan infrastruktur ini akan ditingkatkan jumlah anggaran dan lokasi penyerapannya hingga 2014 mendatang.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP