Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wapres Jusuf Kalla: Rupiah anjlok, bukan masalah

Wapres Jusuf Kalla: Rupiah anjlok, bukan masalah Rupiah. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla tetap tenang meski kondisi nilai tukar mata uang Rupiah anjlok sejak beberapa hari terakhir. Bahkan sempat hampir menyentuh level Rp 13.000 per USD.

Wakil Presiden Jusuf Kalla melihat, keterpurukan Rupiah tak perlu dikhawatirkan terlalu berlebihan. Dalam pandangan JK, keterpurukan Rupiah bakal menguntungkan Indonesia. "Ini justru peluang, bukan masalah," papar Jusuf Kalla di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/12).

Peluang yang dimaksud JK adalah, anjloknya Rupiah bakal membuat sektor keuangan lebih stabil. Sebab, menguatnya dolar Amerika Serikat berimbas positif bagi ekspor Indonesia yang belakangan lesu.

Bila ekspor meningkat, otomatis berdampak pada stabilitas neraca perdagangan. "Ekspor naik, menyebabkan nanti beberapa bulan yang akan datang defisit perdagangan akan lebih baik," kata JK.

Kondisi ini juga diyakini bakal membawa dampak positif terhadap pengelolaan subsidi bahan bakar minyak (BBM). "Upaya kenaikan BBM awal tahun depan akan kelihatan hasilnya karena ekonomi stabil," imbuh JK.

peluang lain bisa datang dari investasi. Menurut JK, arus investasi bakal semakin deras masuk Indonesia. "Investasi lebih cepat karena diukur mereka investasi di Indonesia lebih murah. Investasi akan memungkinkan bergerak lebih baik," papar JK. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP