Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wapres JK sentil investor asing kerap korbankan lingkungan

Wapres JK sentil investor asing kerap korbankan lingkungan

Merdeka.com - Sudah terlalu banyak perusahaan asing yang berinvestasi di Indonesia, namun melupakan kewajiban melestarikan lingkungan. Kritik itu dilontarkan Wakil Presiden Jusuf Kalla di sela acara bertajuk 'Tropical Landscapes Summit 2015' di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (27/4).

Karena itu, JK sapaan akrabnya, mewajibkan investasi berwawasan lingkungan bagi setiap investor yang ingin menanamkan modalnya di dalam negeri.

"Siapa yang mau berinvestasi di Indonesia harus hijau. Katakanlah seperti ingin membangun listrik sekarang harus lebih banyak geothermal," ujar Wapres JK.

Pria asal Makassar ini juga mempersilakan investor asing maupun lokal melakukan mitigasi iklim. Namun, dia tidak ingin negara tropis seperti Indonesia dan Brasil disalahkan jika terjadi hal buruk pada lingkungan.

"Ini kebijakan Indonesia sekarang untuk membuat negara lebih efisien dan ramah lingkungan. Terutama bagi para pebisnis," tambahnya.

Sebagai timbal baliknya, pemerintah berjanji memberikan insentif pada perusahaan yang menerapkan investasi hijau. Semisal, pemerintah janji membeli listrik yang berasal dari Energi Baru dan Terbarukan (EBT) jika ada perusahaan yang menjualnya ke pemerintah.

"Jika anda menggunakan teknologi hydro kami akan bayar anda 9 (dolar), jika geothermal 10," tambahnya.

Nantinya, tambah JK, pembayaran itu akan berupa insentif yang akan diberikan kepada pengusaha berinvestasi hijau.

"Ini insentif yang akan kami berikan untuk investasi ramah lingkungan," ucapnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP