Wapres JK: ASEAN butuh konektivitas agar ekonomi terbangun
Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan agar semua negara di Asia Tenggara (ASEAN) saling bersinergi untuk membangun konektivitas. Menurut dia, tanpa sinergi tersebut, perekonomian negara-negara di ASEAN tidak akan bisa berkembang dengan baik.
JK sapaan akrabnya mengatakan hal tersebut di depan ratusan perwakilan negara Asia Tenggara dalam ASEAN G2B Infrastructure Investment Forum 2016.
Dikatakan JK, konektivitas tersebut merupakan jembatan bagi negara-negara di ASEAN dalam membangun perekonomian. Melalui pembangunan infrastruktur penghubung baik di darat maupun laut.
"Ada 2 ciri negara di ASEAN. Ada negara kepulauan dan negara daratan. Indonesia Filipina adalah negara kepulauan sementara yang lainnya daratan. Ini membutuhkan konektivitas dan membutuhkan kerja sama satu sama lain. Dengan demikian ekonomi akan saling berhubungan. Tentu maka yang dapat menghidupkan ekonomi adalah konektivitas atau logistik," ujarnya di Hotel Shang Ri La, Jakarta, Selasa (8/11).
Tidak hanya itu, adanya konektivitas antar negara juga dinilai akan memberi efisiensi bagi pengeluaran-pengeluaran negara di ASEAN. Hal ini akan membuat anggaran setiap negara dapat di alokasikan untuk memenuhi kebutuhan proyek-proyek lainnya.
"Untuk itu tentunya masing-masing negara membutuhkan sistem yang baik. Maka semua dapat menjalankan usahanya bersama-sama. Kalau suatu negara punya pelabuhan dan negara lain tidak maka itu sulit berbagi. Kalau tahun 80-an infrastruktur masih jadi pekerjaan umum. Sekarang makin banyak infrastruktur sudah menjadi bisnis," jelas dia.
"Itulah maka bagaimana pemerintah membagi bisnis ini ke pengusaha. Cita-cita kita tahun 2025 semua negara Asia dapat terhubung dengan logistiknya. Khususnya untuk meningkatkan ekonomi kita. Itulah harapan saya," tutupnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya