Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wapres JK ajak OKI bikin sistem perlindungan pekerja

Wapres JK ajak OKI bikin sistem perlindungan pekerja wapres jk buka dialog tingkat tinggi. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengajak negara anggota Organisasi Kerja sama Islam (OKI) untuk membuat sistem perlindungan tenaga kerja. Mengingat, mayoritas negara anggota organisasi dibentuk pada 1969 tersebut memiliki pekerja migran.

"Pekerja migran Indonesia kurang lebih 6 juta orang, kira-kira 75 persen kerja di negara OKI. Banyak yang menikmati pekerjaan di luar tapi ada juga mengalami kesulitan dan kadang penderitaan. Karena itulah pada kesempatan ini perlu kita membuat suatu sistem perlindungan tenaga kerja di antara negara OKI," kata JK saat membuka konferensi tingkat menteri tenaga kerja OKI ketiga, di Jakarta, Kamis (29/10).

Dia juga mengajak OKI menyusun pedoman ketenagakerjaan dengan berlandaskan hukum Islam. Dengan begitu, permasalahan terkait hubungan tenaga kerja diharapkan bisa ditekan.

"Kita selalu pahami prinsip, antara lain prinsip kerja, perburuhan dalam islam," katanya. "Dalam hadist Rasulullah 'Bayarlah gaji pekerjamu sebelum keringatnya kering'. artinya bagaimana Islam menjaga pekerja sebaik-baiknya, bagaimaana gajinya, juga untuk kesejahteraannya. Itu lah yang menjadi prinsip-prinsip yang harus dipahami oleh negara-negara OKI."

Konferensi tersebut berlangsung tiga hari, sejak 28 Oktober-30 Oktober 2015. Diikuti oleh perwakilan 32 negara anggota, 2 observer, dan satu lembaga afiliasi. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP