Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wamendag perjuangkan kelapa sawit Indonesia di simposium UNCTAD

Wamendag perjuangkan kelapa sawit Indonesia di simposium UNCTAD Bayu Krishnamurti. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri menyelenggarakan simposium dengan tema 'Trade as an Engine of Sustainable Growth and Development'. Acara ini merupakan salah satu kegiatan perayaan HUT ke 50 berdirinya United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD).

Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi sumringah terselenggaranya acara ini di Indonesia. Menurut Bayu, UNCTAD adalah organisasi tindak lanjut dari Konferensi Asia Afrika di Bandung beberapa puluh tahun lalu.

"Ini sebuah kehormatan kita menjadi tuan rumah ulang tahun mereka 50 tahun. Kita akan mencoba memberikan pandangan berimbang mengenai dominasi pengaturan perdagangan negara maju," ucap Bayu ketika ditemui disela acara di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (21/4).

Bayu menilai relevansi organisasi ini terhadap perdagangan Indonesia masih sangat kuat. Melalui acara ini, Bayu akan menyampaikan bagaimana menciptakan perdagangan yang adil dan bebas atau fair and free trade.

"Ini bicara peran perdagangan yang dikemukakan adalah pembangunan. Pembangunan berkelanjutan. Tidak bisa kita hanya bicara lingkungan dan mengesampingkan pembangunan," tegasnya.

Bayu memberi contoh perdagangan yang akan ditegaskan dalam acara ini adalah kelapa sawit. Kelapa sawit Indonesia mendapat banyak perlawanan dari negara lain dan ini akan terus diperjuangkan.

"Kelapa sawit perlunya seimbang keberlanjutan dan pembangunan," tutupnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP