Wamen BUMN: LPI Dibentuk untuk Optimalisasi Aset BUMN
Merdeka.com - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pahala Mansury mengatakan, pemerintah membentuk Lembaga Pengelola Investasi (LPI) untuk mengoptimalkan pengelolaan aset BUMN. Sehingga nantinya, aset tersebut mampu mendatangkan dana ke dalam negeri.
"Pendirian SWF atau LPI untuk optimalisasi aset BUMN memastikan ke depan kita tidak hanya memanfaatkan resource di Indonesia untuk melakukan Investasi, kebutuhan bangun infrastruktur utamanya, tapi juga tarik dana dari luar untuk dioptimalkan pembangunan," ujarnya, Jakarta, Kamis (21/1).
Pengoptimalan aset BUMN nantinya akam terus berjalan namun tidak mengganggu berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang telah berjalan. "(Pengoptimalan aset sambil terus dijalankan sambil melakukan program prioritas," jelas Pahala.
Dia melanjutkan, pihaknya terus melakukan penyusunan rencana jangka panjang pengoptimalan kinerja BUMN. Di setiap klaster BUMN dibuat suatu pedoman agar dapat bekerja dengan maksimal.
"Di setiap klaster Kementerian BUMN kita susun rencana jangka panjang atau roadmap bagi masing masing kluster industri seperti di tempat saya di sektor kelistrikan migas pupuk, helath care, farmasi, perkebunan, perhutanan dan beberapa sektor lainnya," katanya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya