Wamen Arcandra lebih senang jika groundbreaking proyek dilakukan di Jakarta
Merdeka.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar melakukan groundbreaking pembangunan pipa gas Duri-Dumai. Adapun, pembangunan pipa gas Duri-Dumai akan dikerjakan oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT Pertamina, melalui anak perusahaannya PT Pertagas.
Berbeda dari biasanya, pelaksanaan peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek kali ini, tidak dilakukan di lokasi proyek, melainkan di Kementerian ESDM. peresmian groundbreaking ini dilakukan secara relay via video conference dengan dua lokasi proyek di Dumai, Provinsi Riau yaitu di Kilang Refinery Unit II Dumai (Pertamina) dan di Off Take Station (OTS) Dumai (PGN).
Arcandra mengatakan groundbreaking yang dilakukan di kantornya justru jauh lebih hemat dibandingkan jika di lokasi proyek.
"Kalau kita bisa terima groundbreaking tidak di tempat proyek apa keuntungan. Hemat biaya, hemat waktu. Kemungkinan besar kalau dilaksanakan di sekitar Jakarta, saya dan Pak Menteri (ESDM) bisa datang," ungkapnya di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin (13/11).
Lebih lanjut, dia pun menegaskan bahwa yang paling penting bukanlah prosesi groundbreaking, melainkan jaminan proyek tersebut dapat berjalan lancar. "Serasa kurang greget yang penting ini baru mulai. Groundbreaking itu kan hanya ceremony. Yang penting itu jadi apa tidak. Kalau jadi baru kita ceremony-nya di tempat," tegasnya.
Sebagai informasi, nilai investasi proyek pembangunan pipa gas Duri-Dumai diperkirakan sebesar USD 52,2 juta dan menyerap tenaga kerja hingga 400 orang pada masa konstruksi. Proyek ini ditargetkan selesai dalam 11 bulan sehingga dapat beroperasi pada Oktober 2018.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya