Wadahi Uber dan GrabCar, Menkominfo bakal contek cara Rusia
Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara bakal meniru Rusia dalam penyelesaian sengketa layanan transportasi mobil untuk umum berbasis aplikasi dalam jaringan (daring) Uber dan GrabCar.
"Di Moskow, disepakati kota mengatur Uber. Aplikasi semacam itu dimanfaatkan untuk kerja sama dengan Moskow," kata Rudi di Jakarta, Selasa (15/3).
Menurut dia, aplikasi daring merupakan sebuah keniscayaan sehingga soal pemblokiran Uber dan Grab Car harus melalui penelaahan yang seksama tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa.
"Uber dan GrabCar, kita tidak soal blokir dan tidak memblokir. Teknologi itu sifatnya netral, kita harus buat peraturan 'win-win solution'," katanya.
Layanan transportasi konvensional atau daring, kata dia, keduanya harus eksis berdampingan karena dibutuhkan masyarakat. Hanya saja perlu pengaturan peraturan secara lebih tertata agar lebih teratur sehingga tidak ada gesekan konflik yang tidak perlu.
"Pihak-pihak di pemerintah sedang dalam tahap penyelesaian peraturan sehingga bisa selaras," kata dia.
Pembentukan koperasi untuk Uber dan Grab Car, kata dia, merupakan salah satu solusi menang-menang agar masyarakat tetap memiliki pilihan transportasi yang nyaman, aman dan hemat.
"Arahnya, akan ada koperasi untuk mewadahi layanan transportasi mobil untuk daring," katanya. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya