Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

VIVA bantah pelemahan saham karena berita di tvOne

VIVA bantah pelemahan saham karena berita di tvOne Talkshow tvOne. ©blogspot.com

Merdeka.com - Pelemahan kembali terjadi pada saham PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) atau induk perusahaan dari antv, tvOne, serta portal berita VIVA.co.id. Saham VIVA milik grup Bakrie turun 5 poin atau 2 persen ke level Rp 245. Saham VIVA dibuka di level Rp 250.

Penurunan tersebut sentimen dari publik yang menilai televisi tersebut karena efek dari pemberitaan hasil quick count yang memenangkan pasangan Capres-Cawapres nomor urut 1 serta adanya rekomendasi dari Komisi Penyiaran Indonesia untuk mengevaluasi izin penggunaan frekuensi televisi MetroTV, dan tvOne pada pemerintah.

Sekretaris Perusahaan Visi Media Asia, Neil Tobing menegaskan penurunan saham merupakan hal yang biasa dalam perdagangan di BEI. "Kalau pergerakan harga saham, itu kan mekanisme pasar, " katanya dalam pesan singkat pada merdeka.com, Jumat (11/7).

Dia mengatakan saat ini, perseroan lebih fokus untuk peningkatan fundamental VIVA. Hal ini dibuktikan dengan kinerja sangat solid dan pertumbuhan yang tertinggi di industri televisi. Neil mengaku belum tahu adanya petisi online yang meminta izin frekuensi tvOne dicabut.

"tvOne tertinggi ratingnya di industri mengalahkan tv entertainment. Kemarin juga begitu walaupun sedikit mengulas pilres. Masyarakat kita sudah pintar memilah apa yang mereka tonton," ujarnya.

Dia mengaku, perseroan sampai saat ini belum tahu terkait adanya rekomendasi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang meminta pemerintah mengevaluasi izin frekuensi televisi milik keluarga dan politisi Bakrie. "Tanya ke KPI saja, apa dasarnya membuat rekomendasi dan siapa saja yang diulas. Saya belum baca," katanya. (mdk/arr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP