Utang global 2016 capai USD 215 triliun, didominasi negara maju
Merdeka.com - Utang global tahun lalu mencapai USD 215 triliun. Itu setara 325 persen dari total poduk domestik bruto (PDB) dunia. Ketimbang tahun lalu, Utang global tumbuh sebesar USD 7,6 triliun
Hal tersebut diungkap dalam laporan dikeluarkan Institute of International, kemarin. Dan diberitakan Nikkei, hari ini.
Pertumbuhan tersebut disebabkan meroketnya utang negara berkembang (emerging market). Ini didorong oleh agresivitas korporasi dalam menerbitkan surat utang. Pada 2016, total oustanding utang negara berkembang mencapai sekitar USD 55 triliun atau setara 215 persen PDB.
Mayoritas penambahan utang negara berkembang dalam bentuk mata uang lokal. Dimana, lebih dari USD 48,5 tiliun bakal jatuh tempo tahun ini. Naik ketimbang tahun lalu sekitar USD 43 triliun.
Kendati demikian, utang negara maju masih lebih besar. Jumlahnya mencapai USD 160 triliun atau 390 persen dari total PDB-nya.
Dari utang sebanyak itu, tambahan sebesar USD 32 triliun merupakan sumbangsih pemerintah di negara maju. Semisal, Amerika Serikat dan United Kingdom yang utang publiknya sudah meningkat dua kali lipat sejak 2006.
Jepang dan negara maju di Eropa juga mengalami penaikan utang dolar sebesar 50 persen dari total outstanding pinjaman pemerintahnya.
laporan itu menyebutkan bahwa utang negara berkembang bertambah hampir USD 40 triliun sepanjang 2006-2016. Itu meningkat tajam ketimbang satu dekade sebelumnya, 1996-2006, hanya bertambah sekitar USD 9 triliun.
Secara total, utang global telah melonjak lebih dari USD 70 triliun dalam sepuluh tahun terakhir. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya