Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Utang 114 PDAM dihapus, 10 juta pipa tersambung

Utang 114 PDAM dihapus, 10 juta pipa tersambung Basuki Hadimuljono. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, pemutihan utang yang diberlakukan kepada 114 perusahaan daerah air minum (PDAM), membuka jalan bagi PDAM memenuhi targetnya menambah 10 juta sambungan pipa. Menurutnya, selama ini pelayanan air bersih yang dilakukan PDAM memanfaatkan jumlah pipa yang minim.

"Saat ini, service kita pelayanannya air bersih sekitar 67 persen. Tetapi yang perpipaan hanya 62 persen. Jadi, sekitar 50 juta jiwa. Ini pemerintah ingin meningkatkan perpipaan menjadi tambah 10 juta lagi," ungkap Menteri Basuki di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (12/1).

Kementerian PUPR, lanjut Basuki, akan membantu instalasi penambahan 10 juta sambungan pipa yang ditargetkan dengan cara memberikan kriteria dan cara kerja pemasangan. Sedangkan, untuk penyambungan pipa ke pelanggan, diserahkan pengerjaannya kepada masing-masing PDAM.

"Ini ditugaskan 3 bulan ke depan semua sudah harus mulai dilaksanakan fisiknya," ungkap Basuki.

Direktur Eksekutif Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI), Subekti menambahkan, PDAM memang membutuhkan tambahan kapasitas distribusi air bersih. Hal ini disebabkan kapasitas yang ada saat ini tidak sebanding dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang meningkat pesat.

"Sejak desentralisasi, pembangunan air minum relatif kecil. Misalnya, di Surabaya ada 2.000 liter per detik, di Banjarmasin, Palembang, Medan, dan sebagaimnya. Tetapi, kalah dengan pertumbuhan penduduk yang tinggi," tuturnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP