Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Usai libur Lebaran, masyarakat serbu Pegadaian untuk gadai emas

Usai libur Lebaran, masyarakat serbu Pegadaian untuk gadai emas Pegadaian. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Usai Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, sebagian masyarakat di Tanah Air masih mendatangi kantor pegadaian untuk menggadaikan perhiasannya. Masyarakat menggadaikan perhiasan tersebut terlihat sejak hari pertama kerja setelah libur Lebaran tahun ini.

Kepala PT Pegadaian Cabang Senen, Sulaiman mengatakan jumlah dana yang dikeluarkan pada hari pertama usai libur Lebaran mencapai lebih dari Rp 1 miliar. Rinciannya, gadai perhiasan capai Rp 543 juta dan perpanjangan jatuh tempo Rp 493 juta.

"Ketika hari pertama kerja dananya 543 juta. Itu yang gadai saja. Kalau yang lakukan perpanjangan setelah jatuh tempo 493 juta. Sedangkan yang nebus 162 juta," ungkapnya di Kantor Pegadaian Cabang Senen, Jakarta Pusat, Kamis (6/7).

"Jadi cenderung meningkat (setelah lebaran). Setelah lebaran cenderung menggadai lagi sejak hari pertama masuk, sudah ada yang mulai gadai kembali," tambahnya.

Meski demikian, Sulaiman mengaku pihaknya menargetkan pada akhir Juli pinjaman masyarakat sudah dapat ditebus kembali.

"Kita patokannya OSL (Outstanding Loan) akhir Mei. Akhir Mei itu OSL kita 104 miliar, Kalau dekat hari raya, awal Juni, OSL kita turun, bisa sampai 2 miliar, harapan kita akhir Juni ini, minimal kembali lagi yang 2 miliar itu," jelasnya.

Guna meningkatkan minat masyarakat untuk menebus pinjaman di Pegadaian, Pegadaian akan melakukan beberapa strategi. Salah satunya dengan cara membebaskan biaya administrasi bagi masyarakat yang hendak menebus pinjaman.

"Biaya administrasi itu kan ada golongannya, kalau pinjaman di atas 20 juta, biaya administrasinya Rp 100.000. Itu maksimal. Biaya administrasi nanti kita bebaskan," pungkasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP