Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Usai aspal, sampah plastik kini akan diubah menjadi BBM

Usai aspal, sampah plastik kini akan diubah menjadi BBM Luhut Panjaitan. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan pihaknya tengah mengkaji potensi sampah plastik untuk diubah menjadi bahan bakar minyak (BBM). Dia mengatakan pihaknya telah membentuk tim untuk melakukan kajian dan peninjauan ke Australia, di mana proyek tersebut diinisiasi.

"Kami punya tim di bawah Pak Ridwan (Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Kemaritiman) yang akan melihat ke sana minggu-minggu depan. Mereka akan lihat dan meninjau ke Australia," katanya seperti dikutip dari Antara, kemarin.

Mantan Menko Polhukam itu mengakui belum mengetahui dengan rinci terkait teknologi untuk memanfaatkan potensi sampah plastik. Namun, dia mengatakan sampah plastik dapat diubah menjadi solar yang bisa dapat digunakan sebagai alternatif BBM fosil.

"Itu plastik basah pun bisa, jadi bukan hanya plastik kering saja," katanya.

Pemerintah terus mencari solusi untuk menangani masalah sampah plastik. Lantaran Indonesia disebut sebagai negara kedua di dunia penghasil sampah plastik ke lautan.

Salah satu upaya yang telah dilakukan pemerintah adalah dengan mengujicoba mencampurkan kandungan plastik dari sampah dengan aspal jalan. Proyek percobaan itu telah dilakukan di Bali dan Bekasi.

Ada pun untuk pengolahan sampah plastik menjadi BBM, sebuah perusahaan di Australia menggunakan teknis pemanasan hingga 400 derajat celcius di lingkungan rendah oksigen untuk menghasilkan bensin dan diesel.

Namun, Menko Luhut tidak memastikan apakah perusahaan Australia tersebut yang dimaksud akan menjadi contoh proyek penanganan sampah plastik menjadi BBM.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP