Upaya penyelamatan Merpati jalan di tempat
Merdeka.com - Menteri Keuangan, Chatib Basri belum mengetahui mengenai rencana PT Perusahaan Pengelolaan Aset (PPA) untuk membeli dua unit usaha Merpati Nusantara Airlines yakni Merpati Maintenance Facility Indonesia (MMF) dan Merpati Training Center (MTC).
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, sebelumnya, mengaku proses pengalihan aset kedua unit usaha tersebut menunggu izin dari Kemenkeu agar uang atas penjualan tersebut dapat dipergunakan oleh Merpati.
"Saya belum dapat laporan dari pak Dahlan, belum tahu saya. Saya enggak tahu, tanya pak Dahlan," ujar Chatib Basri di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (29/1).
Ditemui terpisah, Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Hadiyanto mengaku pihak PPA maupun Kementerian BUMN belum melakukan komunikasi perihal masalah Merpati. Pasalnya, salah satu usulan upaya restrukturisasi Merpati adalah sektor utangnya.
"Belum ada komunikasi ke Kemenkeu baik dari PPA maupun dari KemenBUMN," ujar Hadiyanto.
Menurutnya, penanganan restrukturisasi utang Merpati menjadi kewenangan di Dirjen Pengelola Utang Kemenkeu. "Nah karena utang Merpati berasal dari SLA besarnya itu, jadi yang menangani restrukturisasi utangya Merpati itu di Dirjen PU," jelasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya