UKM Didorong Tangkap Potensi Keuntungan Besar Ekonomi Digital
Merdeka.com - Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, menjadi pembicara di Meet Up Creative Industries Movement. Menteri Airlangga menyampaikan, bahwa kegiatan semacam ini akan menjadi inspirasi untuk para wiraswasta baru memanfaatkan potensi ekonomi digital.
Menurutnya, kehadiran revolusi industri ke-4 atau 4.0 memberi peluang sangat besar bagi para wiraswasta baru, khususnya kaum milenial. "Kalau bicara industri 4.0, industri dari ekonomi digital itu ada USD 150 miliar sampai tahun 2025 dan ini akan menjadi peluang bagi 17 juta tenaga-tenaga muda atau tenaga-tenaga kerja yang tidak buta digital yang mengerti digital," ujarnya di Gedung Balai Creative Industry Center, Denpasar, Bali, Sabtu (1/12).
Menteri Airlangga mengatakan potensi itulah yang coba ditangkap oleh pemerintah di era ekonomi digital untuk terus dikembangkan. "Dan oportunity ini tidak ditangkap orang lain tapi ditangkap oleh bangsa kita sendiri, (yaitu) usaha kecil dan menengah," ujarnya.
Pemerintah, lanjutnya, tengah membangun pusat-pusat industri kreatif seperti di Batam, Bandung, Semarang, Makasar dan Bali. "Dengan demikian tentu kita dorong untuk terus dikembangkan. Sehingga, dengan demikian inkubator-inkubator jadi semakin banyak dan pengusaha nasional dan usaha mengecil menengah akan tumbuh dengan fasilitas seperti ini," ungkapnya.
Dalam acara tersebut, dihadiri oleh ratusan perserta, mulai dari mahasiswa, pengusaha dan para enterprenur. Selain itu, dalam acara ini juga mengadakan pameran produk-produk kreatif.
Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan pidato dalam perhelatan KTT G20 di Buenos Aires, Argentina. Dalam pidatonya Wapres JK menyuarakan pentingnya pengembangan ekonomi digital sebagai model bisnis yang inovatif untuk pemerataan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan perluasan inklusif keuangan.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya