Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Turunkan suku bunga kredit, LPS dorong BI fokus jaga inflasi

Turunkan suku bunga kredit, LPS dorong BI fokus jaga inflasi Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Ekonom Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Doddy Arifianto mendorong Bank Indonesia untuk lebih fokus menjaga kestabilan inflasi. Dengan begitu, suku bunga kredit menjadi lebih mudah diturunkan.

"Menurunkan bunga kredit harus memangkas biaya dana yang benchmark-nya inflasi. Dengan lanskap supervisi perbankan sudah di tangan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia bisa konsntrasi pada stabilisasi harga dan inflasi," katanya saat diskusi terkait penurunan suku bunga kredit perbankan, Jakarta, Rabu (16/3).

Dia mengungkapkan, sepanjang 2009 hingga sekarang, rata-rata inflasi sebesar 6,2 persen per tahun. Ini menjadi patokan bagi nasabah untuk meminta premi dari perbankan.

"BI harus meng-anchor bagaimana masyarakat bisa berekspektasi inflasi bisa di kisaran 4 persen plus minus satu persen."

Pengamat Perbankan Eko B. Supriyanto meyakini suku bunga kredit belum menyentuh single digit atau di bawah 10 persen tahun ini. Alasannya, biaya perbankan untuk menarik dana pihak ketiga masih tinggi.

"Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mau tidak dikasih bunga 3 persen. Sementara mereka maunya bunga 8-9 persen. Karena key performance indikator BUMN harus mendapat cuan gede."

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP