Transmigran harus siap perubahan drastis
Merdeka.com - Tiap tahun pemerintah menyediakan ruang cukup besar bagi mereka yang siap meninggalkan kampung halaman dan menjadi seorang transmigran di daerah baru. Pemerintah membuka pendaftaran bagi ribuan calon transmigran.
Beragam fasilitas dijanjikan dan siap diberikan. Mulai dari rumah, lahan dan bantuan lainnya setiap bulan. Namun, bukan hal mudah menjadi seorang transmigran.
Direktur Perencanaan Teknis Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Desa Tertinggal dan Transmigrasi Ratna Dewi Andriarti menuturkan, seorang transmigran harus siap dengan perubahan drastis. Semisal kondisi geografis daerah yang jadi tujuan transmigrasi yang bisa jauh berbeda dibanding kampung halamannya. Contohnya di Sulawesi atau Papua yang minim ketersediaan listrik.
Tapi kendala itu tidak jadi persoalan berarti. Dia menceritakan, ada seorang transmigran yang membawa genset agar warga bisa menikmati listrik hanya dengan patungan membeli solar.
Permasalahan sosial juga bisa jadi kendala. Kementerian Desa Tertinggal dan Transmigrasi mengaku sudah melakukan penyuluhan terhadap warga lokal di daerah tujuan transmigrasi. Tapi tidak menutup kemungkinan terjadi gesekan saat pertama kali transmigran menetap. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya