Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Transaksi Kartu Debit dan Kredit Turun 18,9 Persen Selama Pandemi

Transaksi Kartu Debit dan Kredit Turun 18,9 Persen Selama Pandemi kartu kredit. shutterstock

Merdeka.com - Penggunaan transaksi dengan kartu ATM dan kartu kredit di masa pandemi mengalami penurunan. Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengatakan transaksi kartu debit dan kartu kredit mengalami penurunan sebesar 18,9 persen.

"Penggunaan ATM dari kartu debit dan kartu kredit turun 18,9 persen," kata Perry dalam Webinar bertajuk Traditional Banks VS Challenger Bank, Jakarta, (29/9).

Sementara itu, berbagai pelayanan bank melalui sistem digital mengalami peningkatan. Transaksi transfer, simpanan dan lainnya naik 37,8 persen. Penggunaan uang elektronik juga ikut naik hingga 65 persen.

"Bisnis digital banking ini sekarang semakin tinggi," imbuhnya.

Dia menilai digitalisasi merupakan sistem yang perlu dijawab industri perbankan dengan transformasi. Transformasi ini juga harus diiringi dengan model bisnis yang sesuai dengan sistem digitalisasi yang berkembang dengan cepat.

"Transformasi yang kita bawa untuk model bisnis secara cepat dengan digitalisasi," kata dia.

Pada akhirnya, kata Perry dibalik pandemi Covid-19 ini digitalisasi menjadi pilihan model bisnis yang semakin diminati masyarakat. Model bisnisnya harus menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang saat ini memiliki keterbatasan dalam beraktivitas sosial.

Keterbatasan mobilitas masyarakat ini yang harus menjadi kesempatan industri perbankan. Kesempatan untuk memberikan pelayanan yang didukung prevalensi transaksi perbankan dan keuangan digital.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP