Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Trainset ke-31 Meluncur, LRT Jabodebek Siap Beroperasi di 2022

Trainset ke-31 Meluncur, LRT Jabodebek Siap Beroperasi di 2022 LRT. ©Liputan6.com/Ratu Annisaa Suryasumirat

Merdeka.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menyebut bahwa proses pelepasan LRT Jakarta Bogor Depok Bekasi (Jabodebek) trainset ke-31 menjadi momentum penting. Sebab, moda transportasi canggih ini ditargetkan beroperasi pada 2022 mendatang.

"Pelepasan trainset 31 LRT Jabodebek pada hari ini merupakan momentum penting dalam pengoperasian, yang direncanakan dilakukan pada tahun depan," kata Menhub Budi, diwakili Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri, Kamis (14/10).

Pelepasan LRT Jabodebek trainset 31 ini sekaligus menjadi bukti rampungnya pembuatan rangkaian yang dilakukan oleh PT INKA (Persero) dengan total 186 car.

"Saat ini pemberangkatan LRT Jabodebek sekaligus menandai selesainya semua produksi sebanyak 186 car oleh PT Inka," katanya.

LRT Jabodebek ini telah menggunakan teknologi yang lebih canggih dari teknologi yang telah digunakan sebelumnya. Teknologi ini adalah peningkatan dari yang sebelumnya diterapkan dalam MRT Jakarta.

"Yang memungkinkan kereta dapat dioperasikan melalui sistem komputer secara otomatis dan realtime sehingga tidak memerlukan masinis dalam armada LRT," katanya.

Dengan demikian, ini akan bergerak dengan tepat waktu serta penerapan penjadwalan yang lebih sistematis. "Sehingga mampu mempercepat headway kurang dari 3 menit," katanya.

Pilihan Transportasi

Zulfikri mengatakan beroperasinya LRT Jabodebek ini nantinya menjadi opsi tambahan bagi masyarakat dalam menunjang mobilitas di wilayah aglomerasi Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi.

"Seperti yang disampaikan Presiden Jokowi, tujuan utama untuk menyediakan transportasi massal yang terintegrasi dengan transportasi lainnya, tentu ini akan menimbulkan adanya efisiensi pergerakan masyarakat dari satu titik ke titik lainnya," tuturnya.

Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional, LRT ini dinantikan masyarakat. Dengan adanya rasa kepuasan tersendiri ketika menggunakan sarana transportasi yang dibuat dari hasil karya anak bangsa.

"Ini adalah hasil kedua setelah LRT Sumatera Selatan yang sama-sama diproduksi oleh PT INKA. Tentu ini suatu kebanggaan bagi kita sebagai bangsa yang sudah mampu mengadopsi perkeretaapian yang sangat maju, dan bisa jadi nilai jual di mata internasional tentunya bagi PT INKA," katanya.

Bahkan, dia menyebut bahwa transportasi massal berbasis rel ini merupakan suatu kebutuhan yang penting dan mendesak.

"Transportasi massal berbasis rel merupakan suatu kebutuhan yang penting dan mendesak, hal ini sesuai arah dan kebijakan pemerintah yang tertuang dalam rencana induk yang perkeretaapian nasional," paparnya.

Reporter: Arief Rahman Hakim

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP