Total omzet waralaba RI capai Rp 172 T dan serap 90.000 tenaga kerja
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka pameran Waralaba dan usaha kecil menengah (UKM) Indonesia dalam rangka World Franchise Summit Indonesia (WFSI) 2016. Sejak 25 tahun, baru pertama kali Indonesia menjadi tuan rumah pameran waralaba sedunia ini.
CEO Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar mengatakan sejak didirikan pada tahun 1991, AFI menjadi wadah bagi para waralaba dan UMKM di Indonesia dalam mengembangkan usahanya di Indonesia. Bahkan, sejak 15 tahun terakhir usaha waralaba dalam negeri terus berkembang dan mampu bersaing dengan usaha besar.
"Praktik waralaba ini telah terbukti membantu UMKM. Bermodal terbatas mampu mengembangkan usahanya dengan cepat dan bersaing dengan pelaku usaha modal kuat," kata Anang di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (25/11).
Dia mencatat, saat ini ada sekitar 698 waralaba dengan jumlah gerai sebanyak 24.000, yang terdiri dari 63 persen waralaba dan Business Opportunity (BO) lokal, serta 37 persen waralaba asing. Omzet totalnya pun bisa mencapai nominal Rp 172 triliun.
Dengan jumlah tersebut, waralaba telah menyerap lebih dari 90.000 tenaga kerja di Indonesia. Sehingga, sektor ini diharapkan mampu menjadi salah satu pendorong perputaran ekonomi secara luas dan merata, baik dari pembelanjaan langsung maupun tidak langsung.
"Maka waralaba bisa menjadi salah satu agen pemerataan ekonomi yang baik dan menggerakkan ekonomi sampai ke pelosok-pelosok. Maka tidak berlebihan bahwa waralaba merupakan sebuah praktik penerapan ekonomi kerakyatan seperti diamanatkan UUD 1945 pasal 33," imbuhnya.
Anang berharap, dengan langkah Kementerian Perdagangan membuat peta jalan (roadmap) pengembangan waralaba jangka panjang, bisa turut meningkatkan sektor waralaba di dalam negeri.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya