Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tol Tanjung Priok dibangun ulang, kontraktor rogoh kocek Rp 1,4 T

Tol Tanjung Priok dibangun ulang, kontraktor rogoh kocek Rp 1,4 T Proyek pembangunan tol Tanjung Priok. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Pembangunan akses tol Tanjung Priok, Jakarta Utara, masih mengalami kendala. Sebanyak 70 pilar beton yang sudah tertancap harus dicabut kembali lantaran kualitasnya dinilai tak sesuai standar.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU-Pera Hediyanto W. Husaini menuturkan, terjadi kerusakan pada pilar beton pada november 2014. Alhasil, proyek yang digarap PT Kajima (Jepang) dan PT Waskita Karya itu harus molor.

"Hasilnya, teridentifikasi bahwa mutu beton Pier Head (70 pilar) tidak sesuai dengan spesifikasi. Kualitas tidak sesuai seperti yang diinginkan ketika sudah terpasang. Kalau diguncang gempa besar bisa menjadi lebih buruk lagi, itu saya khawatirkan," katanya di Jakarta, Rabu (29/7).

Adanya pembangunan ulang membuat tol Tanjung Priok Seksi E2 diprediksi selesai pada Maret 2017 atau mundur selama 15 bulan dari target. Untuk itu, kontraktor harus merogoh kocek Rp 1,4 triliun.

"Untuk menjaga nama baik, kontraktor Jepang memperbaiki 70 pilar tersebut. Sebab mereka merasa lebih baik menjaga nama baik dengan menghancurkan kesalahan, daripada diketahui kesalahannya. Jadi mereka membongkar dan pasang sendiri saja," ungkapnya.

Disisi lain, menurut Hediyanto, pihaknya masih belum memutuskan sanksi untuk kontraktor.

"Sudah pasti ada sanksi. Tapi kita punya hubungan bilateral yang baik. Ini bukan hal biasa-biasa saja. Intinya kita sedang memikirkan sanksi secara komprehensif."

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP