Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tol laut ala Jokowi diklaim turunkan harga barang di perbatasan

Tol laut ala Jokowi diklaim turunkan harga barang di perbatasan Menhub Budi Karya luncurkan Tol laut. Hana Adi©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Bay Mokhamad Hasani mengklaim program tol laut ala Jokowi berhasil turunkan harga barang di daerah-daerah perbatasan. Namun, penurunan harga ini tak terlalu signifikan.

Penurunan harga bervariasi. Mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 3.000. Di Larantuka misalnya, harga beras semula Rp 12.000 per Kg menjadi Rp 10.000 per Kg. Gula pasir semula Rp 18.000 per Kg menjadi Rp 15.000 per Kg.

"Harga yang murah tarifnya kemudian berdampak juga pada penurunan disparitas," ujar Bay, di kantornya, Rabu (16/8).

Bay mengungkapkan alasan Kementerian Perhubungan mengelola tol laut. Sebab, pihak swasta belum mampu membuat harga di pulau-pulau luar Jawa menurun.

"Ternyata dengan swasta yang sudah masuk kemana-mana tetap harga masih tinggi. Katakan dari Ambon ke feedernya menggunakan swasta tentu berbeda dengan beli barang langsung dari sumbernya Surabaya udah berbeda harga. Lebih baik kita beli langsung ke sumbernya," tegasnya.

Bay menegaskan adanya tol laut juga bisa memacu swasta untuk memberikan pelayanan yang lebih baik serta tidak lagi memasang tarif ongkos yang mahal.

"Esensinya adanya kapal dari Barat ke Timur yang rutin terjadwal ini juga membuat shockteraphy kepada swasta. Swasta dulu ke Papua, harga satu kontainer itu saya alami sendiri waktu kirim barang itu Rp 20 juta kirim per box. Coba liat sekarang paling Rp 12 juta. Larantuka dulunya Rp 12 juta per box sekarang cuma Rp 8 juta, kan menurun," ungkapnya.

Saat ini, tol laut dengan anggaran Rp 355 miliar baru mempunyai 13 trayek dengan 10 unit kapal kontainer dan 3 unit kapal kargo. Tujuh trayek dikelola Pelni, sisanya enam trayek dikelola swasta yang menjadi pemenang melalui proses lelang.

Bay menambahkan, akhir tahun ini akan ada penambahan sekitar 15 armada kapal baru berupa kapal perintis yang pengelolaannya akan dilelang kepada swasta. "15 kapal kontainer dari keperintisan dalam rangka juga mendukung tol laut ditambah enam unit kapal Pelni. Yang 15 bakalan kita lelangkan siapa operatornya," pungkasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP