Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mencontoh Temasek, RI ingin bentuk perusahaan induk investasi

Mencontoh Temasek, RI ingin bentuk perusahaan induk investasi Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. ©2015 merdeka.com/sri wiyanti

Merdeka.com - Indonesia berencana membentuk perusahaan investasi raksasa atau souvereign Wealth Fund (SWF). Ini meniru seperti yang dilakukan Temasek Holding Pte, perusahaan investasi Singapura.

Seperti diberitakan Bloomberg, hari ini, pemerintah tengah mengkaji pembentukan perusahaan induk investasi. Itu terdiri dari empat atau lima perusahaan pelat merah.

Nantinya, perusahaan investasi tersebut akan menanamkan modal di perusahaan nasional. Jika sukses, tak menutup kemungkinan, ekspansi ke luar negeri.

"Super-Holding dari perusahaan pelat merah kami, itu bisa menjadi sovereign wealth fund yang bagus buat Indonesia," kata Menteri Keuangan Bambang P.S Brodjonegoro.

"Masih banyak perusahaan besar di Indonesia yang sesungguhnya belum dimiliki orang Indonesia. Sehingga, perusahaan investasi bisa melakukannya karena memiliki kemampuan keuangan. Nanti, jika di Indonesia sudah berjalan, mereka bisa lanjut investasi di luar negeri."

April lalu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengisyaratkan bahwa PT Danareksa Investment bakal menjadi perusahaan induk investasi Indonesia.

Bloomberg mengungkapkan, Singapura mendirikan Temasek pada 1974. Tujuan awalnya memiliki dan mengelola aset Negeri Merlion tersebut. Semisal, galangan kapal yang sebelumnya dikuasai United Kingdom selaku negara kolonial.

Seiring kemajuan yang diperoleh, Temasek kemudian memulai berinvestasi di luar negeri pada 2002. Hingga Maret 2015, aset Temasek tercatat sebesar USD 195 miliar. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP