Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tiru Jepang, Menhub Jonan harap KAI rambah bisnis properti

Tiru Jepang, Menhub Jonan harap KAI rambah bisnis properti Ilustrasi PT KAI. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) diharapkan bisa merambah bisnis properti di masa mendatang. Ini seperti sudah dilakukan oleh perusahaan transportasi sejenis di negara lain.

"Pengembangan real estate oleh kereta api perlu dilakukan," kata Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat seminar kereta api, Jakarta, Selasa (29/9).

Namun, lanjut Jonan, ekspansi usaha tersebut bisa dilakukan jika KAI sudah optimal menggarap bisnis utamanya. Semisal, meningkatkan kapasitas angkut KRL Commuter Line yang saat ini masih di bawah kebutuhan masyarakat.

"Pengembangan real estate bagi kereta api di dunia tergantung dari perkembangan masyarakat dan tata ruang. Saran saya, penuhi kapasitas baru dibangun (area komersil seperti apartemen), mau dibangun di atas stasiun 20-30 lantai seperti Jepang dan banyak negara bisa asalkan kapasitas transportasi ada. Kapasitas transportasi belum sampai, KAI harus penuhi."

Diakui Jonan, pengguna transportasi berbasis rel tersebut tersebut terus meningkat. Sekedar ilustrasi, saat ini pengguna KRL commuter line sudah mencapai 800 ribu orang per hari dari sebelumnya 450 ribu orang per hari.

Peningkatan ini menumbuhkan potensi bisnis pengembangan area komersial di dekat stasiun kereta api.

"Tolong real estate jangan di kasih orang lain, nanti orang lain untung, kalian (KAI) tidak dapat menikmati keuntungan," ungkapnya. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP