Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tiru Bulog, Menteri Susi ingin ada lembaga stabilisator harga ikan

Tiru Bulog, Menteri Susi ingin ada lembaga stabilisator harga ikan ikan gurame. © Northrup.org

Merdeka.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan berencana menjadikan dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Perum Perikanan Indonesia (Perindo) dan PT Perikanan Nusantara (Perinus) sebagai lembaga stabilisator harga dan ketersediaan ikan. Fungsi ini mirip seperti Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk komoditas beras.

Menteri‎ Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, pemberdayaan dua perusahaan pelat merah ini untuk memastikan kesejahteraan nelayan. Dia telah melakukan koordinasi dengan Menteri BUMN Rini Soemarno mengenai ide ini.

"Hari ini dicoba. Saya bilang kepada Bu Rini (bahwa) BUMN ini akan existing dan kerja sama erat dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan," ujarnya di Kantornya, Jakarta, Selasa (8/9).

Dia menambahkan, Perindo dan Perinus akan menyerap hasil perikanan dari nelayan. Sehingga akan menjadi penyangga harga (buffer) seperti Bulog, namun di sektor perikanan.

"Seolah-olah seperti Bulog untuk menahan dan menjaga harga agar tidak jatuh," terangnya.

Sekjen KKPS Sjarief Widjaja‎ mengungkapkan, salah satu usaha untuk menguatkan dua perusahaan yang bergerak di perikanan tersebut dengan pemerintah memberikan penyertaan modal. Rencananya, pada 2016, kedua perusahaan pelat merah tersebut masing-masing akan mendapatkan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 300 miliar.

"Nah sekarang dengan adanya penyertaan modal dari pemerintah, dari BUMN untuk mereka, kami berharap mereka bisa berperan sebagai penyangga," tutupnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP