Tips PLN agar listrik aman saat rumah kosong ditinggal mudik
Merdeka.com - Bagi Anda yang berencana mudik, banyak hal perlu dipersiapkan. Masyarakat yang akan mudik biasanya hanya disibukan dengan mempersiapkan barang bawaan atau persiapan kendaraan.
Tidak jarang hal sepele dilupakan. Salah satunya soal keamanan listrik rumah yang bakal ditinggalkan dalam waktu lama.
Bukan satu dua kali terjadi kebakaran di rumah yang ditinggal mudik penghuninya. Kebanyakan terjadi karena korsleting alias hubungan pendek arus listrik.
PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya Tangerang (Disjaya) mengimbau masyarakat yang hendak mudik untuk benar-benar memastikan keamanan listrik.
"PLN Disjaya menyampaikan imbauan agar sebelum dan sesudah mudik pelanggan tetap dapat merasakan manfaat listrik dalam kehidupannya," ujar General Manager PLN Dijaya Syamsul Huda, di Kantor PLN Disjaya, Jakarta, Selasa (14/7).
Ada baiknya, kata dia, pamit pada tetangga. Selain untuk bersilaturahmi, langkah ini bisa sekaligus meminta bantuan pada tetangga jika terjadi hal yang tidak diinginkan saat rumah dalam kondisi kosong.
Berikut tips PLN Disjaya bagi warga ibu kota sebelum mudik:
Cek listrik token
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comGeneral Manager PLN Disjaya Syamsu Huda menyarankan, agar masyarakat memperhatikan listrik token. Sehingga tidak terjadi pemadaman listrik akibat kehabisan voucher.
"Jadi tolong dicek dulu, nanti kan listrik mati. Pastikan itu cukup hingga akhir (sampai kembali pulang)," kata Huda.
Lihat waktu pembayaran listrik
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comGeneral Manager PLN Disjaya Syamsu Huda menuturkan, bagi masyarakat yang menggunakan listrik prabayar juga perlu memperhatikan tagihan. Sehingga tidak membuat 'repot' jika pulang mudik.
"Bahayakan kalau misalnya mendadak listrik mati. Apalagi kulkas. Nantinya bisa bau tidak sedap," ucapnya.
Cabut semua kabel
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKebakaran banyak terjadi akibat hubungan pendek arus listrik. PLN Disjaya mengingatkan bahaya jika rumah ditinggalkan dalam kondisi alat elektronik masih dalam keadaan teraliri listrik.
General Manager PLN Disjaya Syamsu Huda menyarankan agar masyarakat mencabut semua kabel alat elektronik. Tidak sekedar mematikan tombol.Â
Matikan listrik
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comGeneral Manager PLN Disjaya Syamsu Huda menyarankan, sebagai langkah pencegahan agar tidak timbul hubungan arus pendek listrik, sebaiknya mematikan aliran listrik di rumah. Ini bisa sebagai langkah pencegahan paling efektif.
Mematikan aliran listrik dan mencabut semua peralatan elektronik dari stop kontaknya cukup efektif menghindari bahaya kebakaran akibat korsleting.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya