Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tingkatkan pariwisata, BUMN bakal konsultasi dengan Gubernur Ganjar

Tingkatkan pariwisata, BUMN bakal konsultasi dengan Gubernur Ganjar Ganjar Pranowo. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana memperbaiki fasilitas pariwisata di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan potensi wisata di Indonesia.

Bahkan, Kementerian BUMN juga akan berkonsultasi dan meminta saran dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo agar rencana tersebut bisa berjalan dengan lancar. Ganjar dinilai merupakan salah satu penggiat seni.

"Nanti juga minta arahan dari Gubernur Jateng karena beliau ini salah satu penggiat seni, ahli macapat. Aspek intangible akan kembangkan kawasan Borobudur, Prambanan dan Boko," ujar Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata BUMN Edwin Hidayat Abdullah di KM Kelud, Sabtu (21/11).

Edwin menegaskan tak hanya lokasi wisata saja yang diperbaiki, lingkungan sekitar wisata juga akan ditingkatkan potensinya.

"Karena namanya kebudayaan bukan hanya bangunan tapi juga mengenai culture seni budaya, ada istiadatnya termasuk local wisdom akan dikembangkan lebih jauh lagi," kata dia.

Selain itu, Edwin juga akan mempererat kerjasama antara BUMN pariwisata dengan BUMN yang mengendalikan aksesibilitas lokasi wisata. Seperti PT Hotel Indonesia Natour, PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Boko, dan Indonesia Tourism Development Corporation akan bekerjasama dengan Angkasa Pura, PT Garuda Indonesia, PT KAI, PT Pelabuhan Indonesia, dan PT Pelayaran Nasional Indonesia.

"Seperti kopi banaran dimiliki PTPN, lawang sewu dimiliki KAI, museum ambarawa dimiliki KAI, kita coba koordinasi menjadi sirkuit pariwisata, aset tidak pindah cuma pengelolaan akan lebih terintegrasi terkoordinasi. Sehingga orang datang Jateng dan Jogjakarta akan lebih terarah," pungkas dia.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP