Tingkatkan kenyamanan penumpang, KAI bangun masjid baru di Stasiun Gambir
Merdeka.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta akan meningkatkan fasilitas pelayanan di Stasiun Gambir. Salah satunya peningkatan fasilitas Masjid.
Belakangan, banyak pengguna kereta mengeluhkan terbatasnya kapasitas masjid di Stasiun Gambir, yang notabene berstatus stasiun besar. Alhasil pada saat salat Jumat, para jemaah tak tertampung.
Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Edy Kuswoyo, mengatakan sebenarnya pihaknya sudah melakukan pengembangan masjid yang saat ini tersedia, seperti menambah atap canopy. Namun, usaha memberi kenyamanan bagi jemaah yang salat di Masjid yang bernama At-Tanwir itu masih dirasa kurang, terutama pada saat ibadah salat Jumat.
Untuk itu, PT KAI Daop 1 Jakarta pun telah merencanakan relokasi Masjid At-Tanwir dari area parkir Selatan ke area Utara. "Relokasi dan pembangunan masjid di stasiun Gambir saat ini dalam tahap desain dalam waktu dekat (tahun 2018) segera terlaksana pekerjaan fisik masjid tersebut. Dan diharapkan dapat memberi kenyamanan bagi penumpang KA atau pengunjung stasiun Gambir yang ingin beribadah," ungkap Edy di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (4/9).
Seperti diketahui, Stasiun Gambir sendiri saat ini memiliki mushola khusus penumpang KA yang terletak di pintu masuk sebelah Utara, hall lantai 1, dan masjid di dekat area parkir Selatan.
Kedua mushola tersebut total dapat menampung 96 orang. Mushola di sebelah utara dapat menampung 11 orang, sedangkan mushola yang berada di lantai 1 dapat menampung 65 orang, dengan tambahan 20 orang di lorong sehingga total 85 orang. Sementara untuk masjid sendiri berkapasitas 235 orang.
Fasilitas tempat ibadah di area stasiun sendiri diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 48 Tahun 2015 tentang Standard Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api, dengan standar kebutuhan tolak ukur; Stasiun Besar; pria (11 normal, 2 difabel), wanita (9 normal, 2 difabel), Stasiun Sedang; pria (7 orang), wanita (5 orang) dan Stasiun Kecil; 3 orang pria/wanita.
Merujuk pada PM Perhubungan tersebut, keberadaan mushola di stasiun Gambir pun telah dibangun dengan memenuhi standard yang juga tertuang dalam Surat Keputusan Direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero) No.: PER.U/KB.101/VI/12/KA-2017 Tentang: Pedoman Standarisasi Fasilitas Musala di lingkungan Stasiun Kereta Api.
Seiring berjalannya waktu dan guna terus memenuhi kebutuhan ibadah calon penumpang KA dan pengunjung stasiun Gambir, maka diselenggarakan pembangunan Masjid At-Tanwir yang berdiri sampai saat ini di area parkir Selatan.
Reporter: Ilyas Istianur Praditya
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya