Tim UI beberkan kelebihan dan kekurangan pengembangan mobil listrik
Merdeka.com - Pemerintah mendorong penggunaan mobil listrik di Indonesia agar ramah terhadap lingkungan. Wakil Ketua Tim Mobil Listrik Nasional (Molina) Universitas Indonesia (UI) Mohammad Adithya mengatakan, penggunaan mobil listrik memiliki beberapa kelebihan di antaranya pertama ialah tidak menghasilkan emisi gas buang, seperti kendaraan berbahan bakar minyak dan biaya operasi rendah.
"Maksudnya jika menghitung kilowatt per hour (Kwh) yang bisa menempuh sekian kilometer dibandingkan dengan bahan bakar satu liter bisa menempuh berapa kilometer maka kendaraan listrik ini lebih irit dalam hal operation cost," katanya, di Gandaria City, Jakarta, Minggu (29/10).
Selanjutnya, kelebihan dari mobil listrik ialah konstruksi yang sederhana. Artinya konstruksi mobil listrik sangat sederhana dibandingkan dengan mobil BBM.
Selain itu, banyak energi yang terbuang dalam mobil konvensional. Namun, jika di mobil listrik, energi tersebut bisa dimanfaatkan untuk dijadikan bahan bakar listrik.
"Kesimpulannya, listrik sangat mudah dikuasai oleh semua orang. Dan ini kelebihannya dibandingkan dengan kendaraan konvensional" tegasnya.
Meski mempunyai banyak kelebihan, dia menyebut bahwa mobil listrik juga punya kekurangan. Antara lain ialah lamanya waktu pengisian baterai. Namun, saat sudah ada solusi dengan menggunakan strategi baterai swap atau diganti dengan baterai baru.
Kekurangan lainnya ialah daur ulang baterai. Dalam usia baterai terbatas, setelah beberapa kali digunakan kemampuannya akan menurun sehingga harus diganti. Tapi daur ulang baterai ini masih dalam riset.
"Harapan dengan mobil listrik ini agar udara bersih," jelas Adithya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya