Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tim Jokowi: Impor Adalah Bagian Kecil Program Kedaulatan Pangan

Tim Jokowi: Impor Adalah Bagian Kecil Program Kedaulatan Pangan Jokowi. ©2018 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Debat Capres ke-2 yang akan digelar Minggu (14/2) nanti akan mengangkat tema pangan, energi, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. Dalam debat ini, kubu Prabowo bakal memainkan isu impor pangan untuk menyerang petahana Joko Widodo (Jokowi).

Menanggapi itu, Direktur Program TKN Aria Bima membantah Jokowi mengandalkan impor dalam kebijakan pangan. Dia menyebut impor adalah bagian untuk kedaulatan pangan.

"Tolong dibedakan mana kebijakan impor yang memang kita tidak ingin. Mana program dalam konsep kedaulatan pangan," ujar Aria di Posko Cemara, Jakarta, Kamis (14/2).

Politisi PDI Perjuangan itu berkata, Jokowi tengah berusaha mewujudkan konsep kedaulatan pangan di Indonesia. Namun, berbeda dengan konsep swasembada pangan yang pernah diterapkan di Indonesia.

Konsep kedaulatan pangan Jokowi, kata dia, menempatkan impor bagian kecil. Karena kebijakan wajib interdependensi antar negara. Sementara 80 persen adalah swasembada dalam negeri.

"Konsep swasembada pangan itu kan jelas sekali kalau konsepnya swasembada dalam framing kecukupan pangan 80 persen, yang 20 persen adalah interdepedensi antar negara. Maka kebijakannya mesti impor," ujarnya.

Dia menambahkan, Jokowi telah memiliki roadmap kemandirian pangan. Isinya pengaturan waktu produksi, penyediaan infrastruktur pertanian seperti waduk. Impor termasuk tapi bukan hal utama.

"Pak Jokowi bilang kita tidak akan melakukan kebijakan impor pangan. Tetapi butuh program," ujarnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP