Tiga proyek infrastruktur kereta siap dibiayai sukuk tahun depan
Merdeka.com - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengatakan ada tiga proyek utama infrastruktur darat penunjang transportasi, siap dibiayai dengan skema sukuk negara pada 2015. Ketiganya adalah proyek jalur ganda kereta Muara Enim-Lahat, jalan layang kereta Medan-Kuala Namu, serta rel kereta di Sumatera Selatan.
Hal itu disampaikan Direktur Transportasi Bappenas Bambang Prihartono di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (19/6). "Total nilai keseluruhannya Rp 3 triliun," ujarnya.
Tiga proyek itu merupakan bagian dari 19 proposal Bappenas di mana niatnya akan dibiayai lewat Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) alias sukuk negara pada APBN 2015. Mayoritas bukan proyek benar-benar baru, melainkan lanjutan dari infrastruktur yang sudah dibangun di tahun-tahun sebelumnya, dengan total nilai Rp 6,45 triliun.
"Tiga ini kita pilih karena sudah tidak bermasalah dengan pembebasan lahan," ungkap Bambang.
Di luar tiga proyek kereta ini, Bambang mengatakan pihaknya masih berharap Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum bisa merampungkan studi soal pembangunan jalan raya di Papua. Proyek-proyek di timur Indonesia ini juga diharapkan sekaligus dibiayai menggunakan sukuk negara.
Di antaranya adalah proyek jalan lingkar Raja Ampat di Papua, senilai Rp 655,4 miliar buat mendukung kelancaran transportasi di destinasi favorit wisatawan dunia tersebut. Selain itu juga rencana pembangunan jalan raya Oksibil-Waropko, buat menghubungkan jalan nasional ke wilayah pegunungan tengah Papua.
"Kita arahkan Bina Marga ke Indonesia timur untuk percepatan pembangunan di sana. Sekarang lagi dikerjakan kajiannya," kata Bambang.
Kalau bisa, dari total nilai Rp 6,45 triliun yang siap didanai lewat penjualan sukuk negara, Bappenas berharap separuhnya bisa untuk kepentingan infrastruktur Papua.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya