Tidak Ada Negara yang Aman dari Resesi Ekonomi
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan ada 28 negara yang masuk dalam antrean untuk mendapatkan pinjaman dan keringan dari Dana Moneter (IMF). Untuk itu, pemerintah harus hati-hati agar Indonesia tidak termasuk dalam antrean tersebut.
Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan, kondisi ekonomi sangat dinamis sehingga perlu penguatan fundamental ekonomi agar indonesia tidak masuk jadi pasien IMF.
"Tidak ada negara yang aman dari resesi. Lampu kuning (Indonesia) tetap harus hati-hati," ujar Bhima kepada Merdeka.com, Kamis (13/10).
Dia membeberkan cara pengukuran fundamental ekonomi didasarkan pada pertumbuhan ekonomi Indonesia terbilang cukup baik pada kuartal ke II 2022 yakni 5,44 persen year on year.
"Tapi kita perlu mengejar ketertinggalan, karena pesaing di wilayah Asean seperti Vietnam dan Filipina masing-masing mencatatkan pertumbuhan 7,7 persen dan 7,4 persen pada kuartal yang sama," terang dia.
Saat ini cadangan devisa Indonesia sampai September 2022 sebesar USD 130,8 miliar. Menurutnya masih relatif tinggi meski ada koreksi. akan tetapi dibandingkan dengan Produk Domestik Bruto (PDB), maka rasio cadangan devisa sebesar 8,4 persen. Perlu didorong agar kemampuan dalam intervensi stabilitas kurs rupiah semakin baik, kata dia.
Untuk perlindungan sosial terhadap PDB baru mencapai 2,5 persen pada 2023 mendatang. Sementara dibutuhkan setidaknya 4 persen hingga 5 persen rasio anggaran perlindungan sosial untuk menahan lonjakan angka kemiskinan baru akibat resesi dan inflasi.
Di bidang pangan Peringkat Indonesia dalam Global Food Security Index tahun 2022 menempatkan Indonesia di posisi ke 63 dunia jauh lebih rendah dibanding Turki, Vietnam bahkan Rusia.
"Kerentanan pangan perlu dijawab dengan peningkatan alokasi subsidi pupuk, memastikan pangan lokal mampu mengurangi ketergantungan impor, dan bantuan pembiayaan lebih besar bagi petani tanaman pangan," tambahnya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya