Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tiap tahun, produksi tomat surplus hingga 400 ribu ton

Tiap tahun, produksi tomat surplus hingga 400 ribu ton Ilustrasi tomat. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Tom Wang

Merdeka.com - Kementerian Perdagangan mencatat produksi tomat mencapai 916 ribu ton pertahun. Sementara, kebutuhan pasar hanya sebesar 520 ribu ton.

Ini mengakibatkan surplus tomat sekitar 396 ribu-400 ribu ton per tahun.

"Industri hilir pengolahan belum berkembang jadi perlu didorong. Industri menengah dan kecil mana yang membutuhkan itu untuk kami pasok," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Srie Agustina di kantornya, Jakarta, Senin (17/8).

Atas dasar itu, pemerintah memanfaatkan momentum peringatan hari kemerdekaan Indonesia untuk menggalang gerakan beli tomat petani.

"Ini perwujudan kehadiran kami sebagai elemen negara," katanya. "Kami berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian, mengundang pelaku industri tomat, kementerian atau lembaga dan pengusaha retail."

Dalam kesempatan sama, Presiden Persatuan Pemasar Hasil Pertanian (PPHP) Anne Sri Arti mengungkapkan penyebab kemerosotan harga tomat. Yaitu, petani tak memiliki pola tanam yang baik.

"Karena belum ada pola tanam, petani cenderung ikutan. Temannya tanam tomat, ikutan. Akhirnya ada lonjakan produksi yang bikin harga rendah."

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP