Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Thohir bersaudara mengaku sempat ragu ikut Tax Amnesty

Thohir bersaudara mengaku sempat ragu ikut Tax Amnesty Boy dan Erick Thohir datang ke kantor pajak. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Direktur PT Adaro Energy Garibaldi 'Boy' Thohir mengaku dia bersama adiknya, Erick Thohir, sempat ragu untuk mengikuti program Tax Amnesty. Namun keraguan dua taipan bersaudara tersebut berubah karena tidak ingin kehilangan kesempatan mendapat tarif termurah.

Seperti diketahui, tarif pengampunan pajak sebesar 2 persen akan berakhir hingga akhir bulan ini. Sedangkan pada bulan Oktober hingga Desember 2016 akan diberlakukan tarif sebesar 3 persen.

"Saya sama pak Erick memutuskan, ya sudah jangan menunggu lagi," kata Boy di Kantor Wilayah Pajak Besar IV, Jakarta, Rabu (14/9).

Meski begitu, kehadiran keduanya di Kantor Wilayah Pajak Besar IV, Sudirman, Jakarta untuk mengikuti program ini menambah daftar Wajib Pajak (WP) besar yang telah melapor, setelah sebelumnya Sofjan Wanandi dan bos Lippo Group, James Riady.

Boy mengungkapkan, keikutsertaanya dalam Tax Amnesty adalah karena dirinya ingin sebagai pengusaha bisa berkontribusi dalam membangun Indonesia. Sebab, kemajuan suatu negara tidak terlepas dari kontribusi perusahaan besar.

"Agar kita (pengusaha) bisa bersama-sama sebagai bangsa Indonesia bisa memberi kontribusi terbaik. Karena ini program presiden sangat baik. Tidak ada satu perusahaan besar manapun yang berasal dari negara yang tidak maju. Jadi negaranya harus maju dulu," imbuhnya. (mdk/bim)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP