Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

The Fed masih enggan naikkan suku bunga, Wapres JK santai

The Fed masih enggan naikkan suku bunga, Wapres JK santai Jusuf Kalla. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) hari ini menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Dalam bincang-bincang keduanya, JK mengatakan tidak ada pembicaraan mengenai imbas kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) yang memutuskan untuk menjaga tingkat bunganya di angka nol persen.

Meski demikian, JK mengakui, Indonesia dan Malaysia adalah dua dari sekian banyak negara yang terkena dampak kebijakan The Fed.

"Ya, Indonesia dan Malaysia kena efek daripada krisis ekonomi terakhir. Rupiah dan Ringgit melemah," kata JK, Jakarta, Jumat (19/9).

Meski tingkat bunga The Fed tetap, namun, kondisi perekonomian global masih terpuruk. Dia mengatakan, Indonesia dan Malaysia tetap berupaya untuk bisa bertahan dari gejolak ekonomi saat ini.

"Tapi kita tetap berusaha tentu bagaimana tetap bertahan dengan baik," tutur JK.

Sebelumnya, Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve belum akan menaikkan tingkat suku bunga acuannya. Dalam menentukan kenaikan, The Fed akan mematok pada sejumlah instrumen ekonomi.

Saat ini, sebanyak 17 pejabat The Fed mengharapkan ekonomi Amerika Serikat bisa tumbuh sebesar 2,1 persen tahun ini, sedikit lebih besar dari proyeksi yang ditetapkan sebelumnya. Namun, diperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun depan dan tahun 2017 akan diturunkan.

The Fed pun menjadwalkan pertemuan kembali pada bulan Oktober dan Desember 2015 mendatang. Kenaikan suku bunga diprediksi akan dilakukan pada akhir tahun ini berdasarkan resiko global dan faktor ekonomi lainnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP