Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terminal BBM Plumpang milik Pertamina dinobatkan jadi salah satu terbaik dunia

Terminal BBM Plumpang milik Pertamina dinobatkan jadi salah satu terbaik dunia Depo plumpang. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang milik PT Pertamina (Persero) memperoleh pengakuan dunia sebagai salah satu tangki penyimpanan BBM terefisien di dunia. Pada penghargaan 2nd Global Tank Storage Award 2018, Plumpang dinobatkan menjadi Terbaik ke-2, setelah Saudi Aramco Terminals dalam kategori The Most Efficient Storage Terminal.

Global Tank Storage Awards adalah ajang prestigius di industri Unit Penyimpanan (Storage and Terminal) yang diadakan oleh majalah Tank Storage di Rotterdam. Penghargaan bertujuan sebagai apresiasi terhadap perusahaan maupun individu yang berkecimpung di industri hilir Oil & Gas seluruh dunia yang memiliki operasional terminal, safety dan inovasi excellent.

Dalam publikasi Global Tank Storage, TBBM Plumpang dinilai sebagai terminal BBM terpenting di Indonesia. Hal ini karena Plumpang mensuplai ke sekitar 20 persen kebutuhan BBM harian di Indonesia, atau ke sekitar 25 persen dari total kebutuhan SPBU Pertamina. Thruput BBM rata rata sebesar 16.504 Kiloliter per hari dan wilayah distribusi utamanya meliputi Jabodetabek.

Beroperasi mulai tahun 1974, Terminal BBM Plumpang memiliki kapasitas tangki timbun sebesar 291.889 Kiloliter. Saat ini Terminal BBM Plumpang menyalurkan produk dengan varian yang sangat lengkap yaitu Premium, Bio Solar, Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite dan Pertamax Turbo, melalui Terminal Automation System (TAS) berkelas dunia yang biasa disebut New Gantry System ke kompartemen 249 unit mobil tangki.

"Diharapkan, dengan kehandalan eksisting TBBM Plumpang, dilengkapi dengan implementasi baru Vapour Recovery Unit (VRU), Terminal BBM Plumpang menjadi lebih safety dan peduli terhadap lingkungan," jelas Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur Pertamina Gandhi Sriwidodo pada acara Peresmian Implementasi VRU TBBM Plumpang, Selasa (8/5).

Dibandingkan era sebelumnya, pengadopsian teknologi terbaru pada New Gantry System sejak tahun 2010 memiliki keunggulan :

• Waktu pengisian BBM yang lebih cepat, di mana mengalami peningkatan flowrate pengisian BBM dari 800 s.d 1.000 liter per menit menjadi 2.200 liter per menit sehingga jumlah flowmeter yang dioperasikan berkurang dari 74 unit menjadi 39 unit atau turun 48 persen,

• Memiliki bangsal pengisian yang compact dan multiproduk sehingga dapat melayani pengisian mobil tangki untuk beberapa jenis produk secara bersamaan serta diilengkapi dengan sarana inline blending sehingga hasil produk yang dihasilkan menjadi lebih homogen dan lebih terjamin kualitasnya,

• Lebih aman karena memiliki sistem interlock pada proses pengisian BBM untuk mencegah terjadinya tumpahan BBM akibat kegagalan saat pengisian, mencegah terjadinya kebakaran serta mencegah kesalahan dalam proses pengisian BBM,

• Meniadakan operator pengisian dan menghilangkan kesalahan pencatatan akibat human error operator,

• Memiliki sistem perpipaan overhead sehingga memudahkan dalam pemeliharaan dan modifikasi.

• Memiliki sistem monitoring dan control yang redundant untuk menghindari adanya kegagalan operasi dengan menjamin sistem dapat bekerja 24 jam.

Keunggulan tersebut ditambah dengan implementasi Pertamina Operation & Service Excellent (POSE) yang dilakukan secara konsisten serta program continuous improvement menjadikan operasi Terminal BBM Plumpang terbilang cukup efisien.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP