Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terminal 3 Soekarno-Hatta menjadi bandara terbaik 2017

Terminal 3 Soekarno-Hatta menjadi bandara terbaik 2017 Skytrain di Bandara Soekarno-Hatta resmi beroperasi. ©2017 Merdeka.com/Istimewa

Merdeka.com - Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi bandara terbaik pilihan penumpang pesawat dan meraih penghargaan The Best Airport of The Year pada ajang Bandara Award 2017. Bandara Award sendiri merupakan penghargaan yang diinisiasikan oleh Majalah Bandara dan diberikan bagi pengelola bandara yang memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa bandara.

Secara simbolis penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin, kemarin malam.

Adapun gelar The Best Airport of The Year 2017 yang berhasil diraih Terminal 3 ini berdasarkan hasil survei kepada penumpang pesawat yang dilakukan pada April - Agustus 2017.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin, mengatakan sebagai terminal terbesar dan termodern di Indonesia, Terminal 3 yang dilengkapi berbagai fasilitas modern memang dipersiapkan untuk meningkatkan daya saing Bandara Internasional Soekarno-Hatta di tingkat regional.

"Seperti diketahui, Terminal 3 saat ini belum beroperasi secara penuh namun sudah berhasil meraih sejumlah penghargaan. Persiapan sampai saat ini berjalan lancar, dan apabila T3 sudah beroperasi penuh maka standar pelayanan pun akan meningkat yang diantaranya juga didukung oleh hadirnya Skytrain dan kereta bandara," jelas Muhammad Awaluddin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (15/11).

Pada event Bandara Award 2017 juga diumumkan peringkat bandara-bandara terbaik di mana sebanyak 10 bandara AP II berhasil masuk peringkat 20 besar yaitu Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Raja Haji Fisabilillah di Tanjung Pinang, Terminal 1 Soekarno-Hatta, Terminal 2 Soekarno-Hatta, Terminal 3 Soekarno-Hatta, Husein Sastranegara di Bandung, Kualanamu di Deli Serdang, Sultan Thaha di Jambi, Supadio di Pontianak, Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang, dan Halim Perdanakusuma di Jakarta.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menuturkan presiden mengatakan memiliki daya saing yang tinggi menjadi suatu keharusan. Oleh karenanya, para kepala bandara dan stakeholder jangan henti-hentinya melakukan perbaikan.

"Kalau kita bisa membangun kita juga harus bisa memelihara dan juga bisa menampilkan bangunan-bangunan cantik yang disertai juga kemampuan memberikan level of service yang baik."

Adapun di 2017 ini Bandara Soekarno-Hatta di estimasikan melayani pergerakan penumpang sebanyak 62 juta penumpang dan estimasi total pergerakan penumpang di seluruh bandara yg dikelola AP2 menembus angka 100 juta pergerakan pada tahun 2017 ini.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP