Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terlalu banyak sentimen negatif hambat IHSG

Terlalu banyak sentimen negatif hambat IHSG saham. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Banyaknya sentimen negatif membuat pelaku pasar memanfaatkannya untuk profit taking atau ambil untung. Terlebih, dengan posisi indeks harga saham gabungan (IHSG) yang memang sudah overbought, sangat rentan untuk terkoreksi jika ada sedikit saja kabar negatif.

Analis Trust Securities, Reza Priyambada menuturkan, masalah sentimen kali ini memang cukup banyak menghadang laju penguatan IHSG.

"Dimulai dari penutupan bursa saham AS setelah merespon negatif hasil pertemuan FOMC, naiknya yield obligasi Jepang yang berimbas pada apresiasi nilai tukar yuan, dan rilis awal indeks manufaktur China yang diperkirakan akan terkontraksi," ujarnya kepada merdeka.com, Jakarta, Jumat (24/5).

Dia menjelaskan, bursa saham Eropa berbalik negatif setelah terimbas pelemahan cukup dalam akibat bursa saham Asia dan penilaian bahwa The Fed akan segera menarik stimulusnya.

Sementara indeks saham Asia kompak negatif merespons hasil FOMC meeting. Kenaikan nilai tukar yuan akan melemahnya indeks manufaktur China.

Pada perdagangan hari ini, Jumat (24/5) IHSG diperkirakan berada pada support 5065-5108 dan resistance 5207-5216.

"Keberhasilan tersebut justru membawa IHSG berada di bawah area overbought sehingga memudahkan IHSG untuk bergerak konsolidasi berikutnya. Diharapkan pelemahan bisa terbatas karena ini hanya berupa imbas dari luar," katanya.

Pertimbangan saham-saham antara lain BBRI, AUTO, WIKA, UNVR, MLPL, TAXI, LPKR, AKRA, SMRA, MYRX dan RALS. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP