Terkendala lahan dan perizinan, serapan belanja BUMN masih rendah
Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, menyatakan serapan belanja perusahaan pelat merah masih rendah. Menteri Rini mendorong adanya perbaikan serapan anggaran guna mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Menteri Rini mengungkapkan, tahun ini, total belanja BUMN ditarget mencapai Rp 475 triliun. "Memang kuartal pertama saya buat laporan masih agak rendah. Ini yang harus kita kejar terus," ujar Menteri Rini di Kantornya, Jakarta, Jumat (7/7).
Menteri Rini melanjutkan serapan rendah tersebut dikarenakan banyaknya proyek terhambat beberapa kendala. Terutama kendala pembebasan lahan. "Persoalannya dalam hal pembebasan lahan dan izin-izin yang belum keluar," ungkapnya.
Meski demikian, Menteri Rini menegaskan bahwa semua pihak harus mencapai target yang sudah ditentukan. "Yang sudah komitmen, betul-betul dapat direalisasikan karena kalau tidak itu akhirnya juga bisa menghambat pertumbuhan ekonomi. Padahal yang ingin kita dorong kan pertumbuhan ekonomi. Masyarakat secara menyeluruh perekonomiannya membaik," pungkasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya