Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terima sertifikat ISPO, daya saing 149 perusahaan sawit meningkat

Terima sertifikat ISPO, daya saing 149 perusahaan sawit meningkat sawit. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 149 perusahaan sawit menerima sertifikasi Indonesia Sustainability Palm Oil (ISPO). Ratusan perusahaan tersebut memiliki lahan dengan total luas mencapai 1,16 juta hektar dan mampu memproduksi 5,6 juta ton minyak sawit mentah atau CPO.

Direktur Utama Badan Pembiayaan Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit Bayu Khrisnamurthi mengatakan sertifikasi tersebut menandakan perusahaan memproduksi minyak sawit secara berkelanjutan. Ini bisa meningkatkan daya saing CPO Indonesia di pasar internasional.

"Ini penting karena kami ingin sustainable itu menjadi identitas dan keunggulan Indonesia. Sisi lain penting bagi kami untuk promosi di negara-negara lain bisa menunjukkan indonesia mengedepankan aspek keberlanjutan ini," katanya saat ditemui di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (29/2).

Menurutnya, BPDP juga berencana menyediakan dana untuk membantu perusahaan dan petani mendapat sertifikat ISPO. Saat ini, sebanyak 540 perusahaan tengah menghadapi proses audit guna mendapatkan sertifikat.

"Tadi dimintakan untuk dana sawit membantu pembiayaan untuk proses audit itu, disamping juga sertifikasi ISPO untuk petani," katanya.

"Jadi yang kami bantu bukan perusahaannya. Tapi yang saya pikirkan, kami bantu sekretariat ISPO-nya. Prosesnya tidak mudah karena harus audit dan ada sertifikat yang harus diberikan."

Bayu enggan menyebutkan besaran dana yang disediakan untuk proses sertifikasi tersebut.

"Kalau dari aturan yang ada untuk pemanfaatan dana sawit sangat bisa kami membantu petani disertifikasi kebun dan produknya sebagai produk berkeberlanjutan."

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP