Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terdampak Abu Vulkanik Semeru, Bandara Abdulrachman Saleh Malang Tetap Beroperasi

Terdampak Abu Vulkanik Semeru, Bandara Abdulrachman Saleh Malang Tetap Beroperasi Bandara Abdulrachman Saleh. ©2015 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Bandara Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur terdampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Semeru. Namun, kondisi tersebut tidak menyebabkan operasional bandara ditutup atau dihentikan sementara.

"Operasional penerbangan tetap berjalan normal. Kami akan terus melakukan monitoring secara intensif dan menyiapkan langkah mitigasi sesuai aturan," ujar Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Nur Isnin Istiartono, Selasa (6/12).

Selain Bandara Abdulrachman Saleh, Isnin memastikan, operasional penerbangan Bandara Banyuwangi dan Bandara Juanda Surabaya tetap beroperasi normal sejak erupsi yang terjadi hari Minggu (04/12).

Dia mengatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi dan monitoring secara intensif terkait perkembangan informasi terkini pasca erupsi Gunung Semeru, guna memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan di bandara terdekat.

"Dari informasi yang diterima penerbangan masih berjalan normal," jelasnya.

Dalam rangka peningkatan keselamatan penerbangan terhadap adanya letusan gunung berapi serta penanganan dampak abu vulkanik terhadap operasi keselamatan penerbangan, sejak tahun 2019 Ditjen Hubud telah membangun sistem teknologi informasi berbasis web dalam penyediaan informasi aeronautika terpadu melalui I-WISH (Integrated Webbased aeronautical Information System Handling) yang dituangkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP 153 Tahun 2019.

Dalam sistem I-WISH ini, stakeholders yang terlibat seperti AirNav Indonesia, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kantor Otoritas Bandar Udara, Badan Usaha Angkutan Udara/airlines, Badan Usaha Bandar Udara dan Penyelenggara Bandar Udara, dapat menyampaikan semua informasi dalam hal penanganan abu vulkanik atau yang lebih dikenal dengan CDM (Collaborative Decision Making).

Melalui informasi Ash Notice to Airmen (Ashtam) yang diterbitkan oleh AirNav Indonesia pada 4 Desember 2022 pukul 06.40 WIB, diinformasikan sebaran abu vulkanik Gunung Semeru mengarah ke arah barat daya dengan kecepatan 20 knot. Untuk itu beberapa bandara diatas perlu dilakukan pemantauan secara intensif.

"Kantor Otoritas Bandara Udara Wilayah III Surabaya dan stakeholders terkait untuk tetap siaga dan memantau perkembangan informasi terkini pasca erupsi Gunung Semeru, guna memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan," imbau dia.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP