Terbitkan saham baru, Wika Beton kelebihan permintaan
Merdeka.com - PT Wijaya Karya Beton Tbk berhasil memperoleh dana segar sebesar Rp 1,2 triliun dari IPO atau penjualan saham perdana. Dengan demikian, anak perusahaan BUMN Wijaya Karya itu akan tercatat menjadi emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 April mendatang.
Perseroan menerbitkan sebanyak 2 juta lembar saham baru atau setara 23,47 persen dari komposisi pemegang saham Perseroan. Harga Rp 590 per lembar saham. Sebanyak tiga persen dari saham yang diterbitkan dialokasikan untuk karyawan atau Employee Stock Allocation (ESA).
"Perseroan telah menetapkan penggunaan dana IPO sebesar 85 persen untuk pengembangan usaha dan 15 persen sisanya akan digunakan untuk tambahan modal kerja," isi keterangan pers perseroan, Senin (7/4).
Berdasarkan data PT Bahana Securities, PT Wijaya Karya Beton Tbk mengalami oversubscribe sebanyak 17,13 kali. Ini lantaran perseroan dinilai mampu menguasai pasar dan teknologi beton pracetak di Indonesia.
Wika beton merupakan produsen terbesar di Asia tenggara. Produksi beton pracetak tahun lalu mencapai 2 juta ton. Di samping itu, varian produk beton pracetak beragam.
Rencana ekspansi Perseroan dalam waktu dekat antara lain pembangunan pabrik baru di Lampung, Cilegon dan Makassar. Kemudian, penguasaan quarry untuk memberikan kepastian suplai material alam dalam mengantisipasi pertumbuhan proyek infrastruktur di Indonesia yang memiliki potensi sangat besar. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya